Dua Mahasiswi Unsoed Ikuti KKN Internasional di Thailand, Banyak Pengalaman dan Tantangan yang Diperoleh

by -63 Views

PURWOKERTO, EDUKATOR–Dua mahasiswi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dari Program Studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Internaisonal, yakni Hedwig Aninditya GSP dan Rasendriya Tsabitah S, kini sedang menjalani Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional di Provinsi Narathiwat, Thailand Selatan.

Mereka yang didampingi Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Ridlwan Kamaluddin S.Kep., Ns, M.Kep‎, memiliki banyak pengalaman dan tantangan dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan. KKN internasional ini berlangsung selama 30 hari, sejak 5 Januari hingga 3 Februari 2024 mendatang.

Kegiatan itu, diantaranya mengajar Bahasa Inggris di Darul Hikmah School, Ra-ngae District, Narathiwat,Thailand Selatan. Mereka mengajar bahasa Inggris dengan metode interaktif dan kreatif di sekolah setingkat SMP-SMA ini, dengan jumlah siswa 271 orang.

“Kami sangat bersyukur telah mendapatkan kesempatan untuk menjalani program KKN Internasional di Thailand Selatan, khususnya di Darul Hikmah School. Mengajar Bahasa Inggris di sini merupakan sebuah pengalaman luar biasa yang tidak hanya memperkaya pengetahuan kami, tetapi juga memberikan kesempatan untuk berbagi dan belajar dari budaya yang berbeda.” ujar Rasendriya yang dibenarkan Hedwig Aninditya.

Tantangan
Hedwig menimpali, selama mengajar di Darul Hikmah School itu, ada tantangan yang harus dihadapi. Diantaranya, tantangan komunikasi terkait keterbatasan bahasa dan perbedaan budaya. Namun seiring berjalannya waktu, mereka berhasil mengatasi tantangan itu, dan bisa membaur bersama masyarakat setempat.

“Banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan dari KKN Internasional ini, terutama tantangan komunikasi di Thailand Selatan yang sedikit menguasai bahasa Inggris. Namun siswa Darul Hikmah School sangat antusias untuk belajar bahasa Inggris dan para warga menerima kami dengan sangat baik disini, dengan keterbatatasan komunikasi pun kami tetap bisa menjalin hubungan yang erat,” kata Hedwig.

Selain mengajar Bahasa Inggris dengan penekanan pada teori dan keterampilan berbicara, Hedwig dan Rasendriya memperkenalkan budaya Indonesia kepada siswa Darul Hikmah School, seperti makanan, pakaian, dan kesenian. Kedua mahasiswi ini berharap bahwa KKN internasional ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan bahasa Inggris siswa, tetapi juga membangun pemahaman dan toleransi antarbudaya di antara mereka.

Hedwig dan Rasendriya menekanakan, KKN internasional yang sedang dijalani ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan dan kerjasama lintas batas dapat menjadi jembatan persahabatan antarbangsa.

Sementara itu pendiri Darul Hikmah School yang juga menjadi pendamping Mahasiswa KKN Internasional selama di Narathiwat Amina Chuma S.Pd, M.Ed, MM, kedua mahasiswi Unsoed selama mengajar dapat dipahgami dengan baik oleh para siswa. Bahkan, para siswa sangat antusias diajar Hedwig dan Rasendriya. (Prasetiyo)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.