*646 Bantuan Alsintan Diserahkan

Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga Ir Prayitno, M.Si dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Mukodam S.Pt foto bersama para penyuluh pertanian. (Foto: Prokompin Setda Purbalingga/EDUKATOR)
PURBALINGGA, EDUKATOR – Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif memimpin Apel Peralihan 149 Aparatur Sipil Negara (ASN) Penyuluh Pertanian Lapangan ke Kementerian Pertanian RI sekaligus menyerahkan 646 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) Program Upland Tahun 2025, di Halaman UPTD Perbenihan Purbalingga, Rabu (31/12/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fahmi secara simbolis menyerahkan bantuan alsintan kepada 108 kelompok tani yang tersebar di Kecamatan Rembang, Karangmoncol, Kejobong, dan Pengadegan. Bantuan dari Kementerian Pertanian itu terdiri atas 10 unit traktor roda empat, 90 unit traktor roda dua, 58 unit pompa air, serta 488 unit sprayer elektrik.
Bupati Fahmi menjajal salah satu Alsintan. (Foto: Prokompin Setda Purbalingga/EDUKATOR) 
Bantuan Alsintan
“Semoga bantuan ini bisa mengoptimalisasi dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian di wilayah dataran tinggi, sehingga kesejahteraan petani dan masyarakat juga ikut meningkat,” kata Fahmi.
Bupati menekankan pentingnya pemanfaatan alsintan secara optimal, khususnya pada tahap pra-panen. Menurutnya, kelompok tani dan gabungan kelompok tani perlu memperhatikan kecukupan alsintan berdasarkan luas lahan sawah, ketersediaan alsintan yang sudah ada, serta kinerja alsintan pada setiap musim tanam.
“Apabila di wilayah penerima Program Upland alsintan sudah tidak memadai, maka bantuan ini dapat dimanfaatkan lebih luas oleh kelompok tani di luar lokasi melalui pola kerja sama operasional atau KSO,” ujarnya.
Peralihan Status Mulai 1 Januari 2026
Apel tersebut juga menandai peralihan status 149 ASN penyuluh pertanian, yang terdiri atas 91 PNS dan 58 PPPK, ke Kementerian Pertanian RI terhitung mulai 1 Januari 2026. Peralihan ini dilakukan sesuai amanat Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025.
Meski status kepegawaian beralih ke Kementerian Pertanian, Bupati Fahmi memastikan para penyuluh tetap bertugas di wilayah Kabupaten Purbalingga. Ia meminta para penyuluh menjaga semangat pen
gabdian, kedekatan dengan petani, serta tetap menjunjung tinggi nilai kerja keras dan kearifan lokal.
“Penyuluh pertanian adalah ujung tombak pembangunan pertanian dan penggerak percepatan swasembada pangan. Meski berstatus ASN Kementerian Pertanian, penugasan tetap di wilayah Kabupaten Purbalingga,” tegasnya.
(Prasetiyo)