17,3 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jawa Tengah

Bagikan :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memimpin rapat koordinasi lintas sektoral menjelang lebara 1447 H di Semarang.(Foto: Prokompin Setda Purbalingga/EDUKATOR)

SEMARANG, EDUKATOR — Sekitar 17,3 juta pemudik diperkirakan akan masuk ke wilayah Jawa Tengah pada Lebaran 1447 Hijriah ini. Menghadapi lonjakan pergerakan masyarakat tersebut, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan menyiapkan berbagai sarana dan prasarana guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

Kesiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Jawa Tengah yang digelar Senin (9/3/2026) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang. Rakor lintas sektoral itu dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, jajaran Forkopimda provinsi, Forkopimda kabupaten/kota se-Jawa Tengah, serta sejumlah lembaga strategis seperti Bulog, Pertamina, PLN hingga MUI.

Gubernur  Ahmad Luthfi mengatakan rapat tersebut bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memastikan kesiapan berbagai sektor menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Ini rapat lintas sektoral untuk menyamakan persepsi dalam rangka mempersiapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” kata Luthfi dalam jumpa pers usai rakor.

Satgas Pantau Harga dan Stok Pangan
Selain menyiapkan sektor transportasi dan pengamanan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga membentuk satuan tugas (satgas) monitoring harga dan stok kebutuhan pokok masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman menjelang Lebaran.

Menurut Luthfi, satgas tersebut akan memantau pergerakan harga sekaligus memastikan stok bahan pangan di pasaran tetap mencukupi.

“Satgas akan memantau harga dan stok kebutuhan pokok. Kami juga menyiapkan operasi pasar atau pasar murah agar harga tetap terkendali,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil koordinasi dengan sektor energi menunjukkan ketersediaan bahan bakar minyak selama periode mudik hingga Lebaran dalam kondisi aman.

“Stok aman, masyarakat tidak perlu panic buying, tidak usah latah dan tidak usah kemrungsung,” ujarnya.

THR Pekerja dan PPPK Dipastikan Cair
Dalam kesempatan tersebut, Luthfi juga menegaskan bahwa seluruh perusahaan di Jawa Tengah wajib menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pekerja paling lambat H-7 sebelum Lebaran.

Selain pekerja swasta, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memastikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemprov Jateng akan menerima THR.

Jumlah penerima mencapai hampir 13 ribu orang dengan total anggaran sekitar Rp 6 miliar.

Perbaikan Ribuan Titik Jalan Dikebut
Dari sisi infrastruktur, Pemprov Jawa Tengah juga mempercepat perbaikan jalan provinsi guna menunjang kelancaran arus mudik. Berdasarkan hasil inventarisasi, terdapat sekitar 3.000 titik lubang atau kerusakan jalan yang telah ditangani.

“Saat ini masih tersisa sekitar 1.200 titik yang sedang dalam proses perbaikan dan sebentar lagi selesai,” ungkap Luthfi.

Menurutnya, percepatan penanganan kerusakan jalan menjadi langkah penting untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan distribusi barang tetap berjalan lancar.

“Kalau menunggu penanganan total bisa berbulan-bulan. Penanganan cepat ini penting agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga dan distribusi ekonomi tetap berjalan,” tambahnya.

Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani ikut hadir dalam rakor tersebut. (Foto: Prokompin Setda Purbalingga/EDUKATOR) 

Pemkab Purbalingga Siap Perkuat Koordinasi
Sementara itu, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani yang turut menghadiri rakor menyatakan Pemerintah Kabupaten Purbalingga siap menindaklanjuti hasil koordinasi tersebut dengan memperkuat sinergi bersama Forkopimda daerah.

Menurutnya, Pemkab Purbalingga akan fokus pada pengendalian harga kebutuhan pokok, kesiapan jalur mudik, serta pengamanan wilayah agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.

“Koordinasi lintas sektor di daerah akan diperkuat agar arus mudik, stabilitas harga, serta pelayanan kepada masyarakat selama Lebaran dapat berjalan optimal,” ujarnya.(Prasetiyo)

BERITA TERKINI

laporan mbg
Gerindra Purbalingga Buka "Hotline" Aduan Program MBG
IMG-20260309-WA0021
17,3 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jawa Tengah
stunting1
Pemkab Banyumas Gelar Pramusrembang Percepatan Penurunan Stunting
Foto Kegiatan Pengmas 2
Tel-U Purwokerto Latih Peternak Kambing Binangun dengan Pendekatan "Agropreneur"
tka1
Hari Ini, Gladi Bersih TKA SD–SMP 2026 Dimulai