
BNN Pubalingga belakangan gencar melakukan KIE P4GN di sekolah maupun madrasah dari jenjang TK/BA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK, baik negeri mauoun swasta di wilayah Purbalingga dan Banjarnegara.
PURBALINGGA, EDUKATOR–Sebanyak 21.748 murid dari 53 sekolah/madrasah di wilayah kerja Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga telah mendapatkan edukasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi – Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (KIE P4GN), sejak 1 Januari hingga 27 Februari 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama dua bulan terakhir itu dilaksanakan di Kabupaten Purbalingga dan Banjarnegara. Program tersebut menjadi bagian dari langkah masif pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba sejak usia dini.
Adapun program BNN Masuk Sekolah terbaru dilaksanakan pada Kamis (26/2/2026) dan Jumat (27/2/2026), dengan menyasar di SD Negeri 2 Karangjambe, SD Negeri 2 Pengadegan, dan SD Negeri 1 Tumanggal, semuanya di wilayah Kabupaten Purbalingga.
Kepala BNN Kabupaten Purbalingga melalui Ketua Tim Humas, Awan Pratama, M.I.Pol di Purbalingga, Jumat (27/2/2026) mengemukakan, kegiatan KIE P4GN tetap berjalan meski di bulan Ramadan.
“Puasa Ramadan tidak menjadi halangan bagi kami untuk terus menggemakan perang melawan narkoba, terutama pada kalangan pelajar, sejalan dengan kebijakan Kepala BNN RI yaitu ANANDA BERSINAR,” ujar Awan.
ANANDA BERSINAR Diimplementasikan di Sekolah
Awan menjelaskan, ANANDA BERSINAR merupakan akronim dari Aksi Anti Narkotika Dimulai dari Anak, Bersih Tanpa Narkoba. Program ini diimplementasikan melalui BNN Masuk Sekolah dengan berbagai metode edukasi.
Secara teknis, kegiatan dilakukan melalui penyampaian informasi saat apel atau upacara bendera, sosialisasi P4GN secara klasikal di dalam ruangan, hingga pelaksanaan Skrining Intervensi Lapangan (SIL).
“SIL adalah bentuk kehadiran negara untuk memberikan layanan rehabilitasi bagi pelajar yang terindikasi sebagai penyalah guna narkoba, sembari tetap mendapatkan hak menempuh pendidikan,” jelasnya.
Selain itu, BNN Purbalingga juga membuka peluang kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) bagi sekolah yang ingin mewujudkan Sekolah BERSINAR, yakni sekolah yang bersih dari narkoba.
Melalui langkah ini, BNN Purbalingga berharap gerakan pencegahan dapat dimulai sejak anak, sehingga tercipta generasi yang sehat, berkarakter, dan bebas dari ancaman narkotika. (Prasetiyo)