2.836 PPPK Paruh Waktu Dilantik, Sumbang Bibit Pohon untuk Penghijauan

Bagikan :

Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif menerima sumbangan bibit dari salah satu PPPK Paruh Waktu yang  dilantik. (Foto: Prokompim Setda Purbalingga/EDUKATOR)

PURBALINGGA, EDUKATOR — Sebanyak 2.836 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu resmi dilantik dan menerima Surat Keputusan (SK) di Alun-alun Purbalingga, Rabu (24/12/2025). Pelantikan ini menjadi istimewa karena masing-masing PPPK menyumbangkan bibit pohon sebagai wujud syukur sekaligus kontribusi nyata untuk penghijauan dan pelestarian lingkungan.Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif menyerahkan SK kepada salah satu perwakilan PPPK Paruh Waktu yang  dilantik.  (Foto: Prokompim Setda Purbalingga/EDUKATOR) 

Pelantikan dan penyerahan SK dilakukan langsung oleh Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, didampingi Wakil Bupati Dimas Prasetyhani, Ketua DPRD Bambang Irawan, dan Sekda Herni Sulasti.

Ribuan PPPK yang dilantik berasal dari tiga kelompok jabatan, yakni tenaga teknis, tenaga kesehatan (medis dan teknis kesehatan), serta tenaga pendidikan (guru dan tenaga kependidikan).

Dalam sambutannya, Bupati Fahmi menegaskan, pengangkatan PPPK Paruh Waktu merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi para tenaga honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun di lingkungan Pemkab Purbalingga.Wajah ceria para PPPK Paruh waktu yang dilantik. (Foto: Prokompim Setda Purbalingga/EDUKATOR) 

“Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan kerja keras bapak/ibu selama mengabdi. Dengan diangkatnya sebagai PPPK Paruh Waktu, saya berharap kinerja terus meningkat, semakin semangat, produktif, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Purbalingga,” harap Bupati  Fahmi.

Rp 15 Miliar untuk Gaji PPPK paruh Waktu
Di tengah keterbatasan fiskal, Fahmi mengungkapkan Pemkab Purbalingga tetap berkomitmen pada kesejahteraan ASN.

Ia menyebut, meski terjadi pengurangan transfer daerah sebesar Rp 68 miliar, pemerintah daerah berhasil mengalokasikan Rp 15 miliar untuk gaji PPPK Paruh Waktu dalam APBD 2026.

“Ini komitmen kami untuk tetap menghargai pengabdian para PPPK,” tegasnya.Setiap PPPK Paruh Waktu yang  dilantik menyumbang bibit pohon. (Foto: Prokompim Setda Purbalingga/EDUKATOR) 

Menyumbang Bibit Pohon
Selain pelantikan, aksi diwarnai dengan menyumbang bibit pohon  untuk mendukung gerakan penghijauan di Purbalingga.  Inisiatif ini terinspirasi dari kebijakan Bupati Fahmi yang mengganti karangan bunga dengan bibit pohon pada peringatan Hari Jadi ke 195 Purbalingga .

Bibit-bibit yang terkumpul didominasi pohon keras dan buah. Untuk bibit pohon keras, diantaranya mahoni, sengon, jati, sonokeling , akasia dan sebagainya. Sedangkan bibit pohon buah diantaranya durian, mangga, alpukat, duku, pohon belimbing wuluh, rambutan, nangka, sukun dan sebagainya.

Direncanakan, bibit-bibit pohin itu akan ditanam di wilayah rawan longsor, terutama kawasan utara Purbalingga seperti daerah Kecamatan Karangreja dan Sirau Kecamatan Karangmoncol.

Haryanto dari BPBD Purbalingga menjelaskan, penanaman bibit ini memiliki manfaat ganda.

“Akarnya dapat membantu mencegah longsor sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan,” katanya.

Perwakilan PPPK, Eko Triadi dari SDN 1 Kalikabong, menyampaikan bahwa bibit pohon tersebut merupakan ungkapan syukur atas pengangkatan mereka.

“Sebagai rasa terima kasih, kami mengumpulkan bibit pohon untuk penghijauan. Semoga Purbalingga semakin hijau, asri, dan damai,” ujarnya.

Hal senada disampaikan PPPK dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Purbalingga. Menurut mereka, langkah sederhana ini diharapkan menjadi contoh kepedulian lingkungan bagi masyarakat.

“Kami ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat dan berdampak jangka panjang,” ungkapnya.

Ada yang Berusia 55 Tahun Lebih
Acara pelantikan berlangsung meriah dengan atraksi, yel-yel PPPK, potong tumpeng, pelepasan burung merpati, serta pemberian apresiasi khusus dari Bupati kepada PPPK dengan masa pengabdian puluhan tahun, berusia di atas 55 tahun, dan yang bertugas di daerah terpencil.Menerbangkan burung merpati. (Foto: Prokompim Setda Purbalingga/EDUKATOR) 

11 Tahun Mengabdi dengan Honor di bawah UMK
Salah satu penerima SK, Swi Adriana Hasibuan, guru SDN 2 Grecol, Kecamatan Kalimanah mengaku terharu setelah hampir 11 tahun mengabdi akhirnya resmi menjadi ASN. Selama 11 tahun mengabdi sebagai guru wiyata bakti itu pula, Swi Adriana menerima honor ratusan ribu rupiah per bulan, jauh di bawah UMK Purbalingga sat ini  Rp2.338.283,-.

“Semoga ke depan kami bisa diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu,” tuturnya penuh harap.

Pelantikan ribuan PPPK Paruh Waktu ini tidak hanya menandai penguatan layanan publik di Purbalingga, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan ASN dalam menjaga kelestarian lingkungan demi Purbalingga yang lebih hijau, aman, dan berkelanjutan.(Prasetiyo)

 

BERITA TERKINI

audiensi2
Faperta Unsoed akan Reklamasi Tanah Tidak Produktif di Purbalingga
salut langgeng
Yuk, Kuliah di UT–Salut Langgeng Purbalingga
bnnk2
Seluruh Pegawai BNNK Purbalingga Jalani Pemeriksaan Tes Narkoba
persibangga1
Persibangga Menang Tipis Lawan PPSM Magelang
PRIYANTO10
Membaca Brainrot sebagai Gejala Pendidikan Digital:Sebuah Tinjauan Strategis