44 Peserta Ikuti Workshop Kehumasan Pramuka Kwarran Sokaraja

Bagikan :

*Upaya Memperkuat Citra Digital

Salah satu pemateri workshop, Parsito SH 

BANYUMAS, EDUKATOR–Sebanyak 44 peserta yang nerupakan andalan dan pembina dari gugus depan se-Kwarran Sokaraja mengikuti Workshop Kehumasan yang digelar Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Sokaraja Kwarcab Banyumas. Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat peran humas dalam membangun citra digital gugus depan di era digital.Peserta antusias mengikuti workshop kehumasan

Workshop bertema “Sinergi Publikasi Pramuka Sokaraja Membangun Citra Digital Gugus Depan Tahun 2025” ini dilaksanakan Senin (22/12/2025) di Aula Graha Wiyata Sokaraja, dan dibuka oleh Ketua Mabiran Harian Kwarran Sokaraja Drs. Suhartono, M.MPd, selaku Koordinator Korwilcam Dindik Sokaraja.

Dalam sambutannya, Suhartono menegaskan bahwa kehumasan kini menjadi kebutuhan penting dalam organisasi, termasuk di lingkungan Pramuka.

“Kehumasan Pramuka harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman agar setiap kegiatan memiliki nilai publikasi yang edukatif dan membangun citra positif,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Kwarran Sokaraja Suratman, S.Pd.Jas menekankan bahwa peran humas tidak hanya berada di tingkat kwarran, tetapi juga harus kuat hingga gugus depan.

Menurutnya, media publikasi harus dimanfaatkan secara optimal dan bertanggung jawab.

“Setiap kegiatan Pramuka harus terdokumentasi dan dipublikasikan dengan baik agar manfaatnya dapat diketahui masyarakat luas,” tegasnya.

Wakil Ketua Bidang Humas Kwarran Sokaraja Sri Mujiati, S.Pd menjelaskan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola informasi kepramukaan di era digital.

Salah satu narasumber, Pranata Humas Setda Kabupaten Banyumas Parsito, S.H, menyampaikan materi tentang pengertian humas, tugas pokok dan fungsi kehumasan, serta teknik penulisan berita kepramukaan agar sesuai kaidah jurnalistik.

5W+1H
Ia menekankan pentingnya penggunaan unsur 5W+1H (What, Who, When, Where, Why, dan How) dalam setiap pemberitaan.

“Berita yang baik harus memenuhi unsur 5W+1H secara jelas agar informatif, objektif, dan mudah dipahami pembaca,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Kwarran Sokaraja berharap kehumasan Pramuka semakin solid, profesional, dan mampu membangun citra digital gugus depan yang positif serta berkelanjutan di tengah perkembangan teknologi informasi. (Prasetiyo)

BERITA TERKINI

audiensi2
Faperta Unsoed akan Reklamasi Tanah Tidak Produktif di Purbalingga
salut langgeng
Yuk, Kuliah di UT–Salut Langgeng Purbalingga
bnnk2
Seluruh Pegawai BNNK Purbalingga Jalani Pemeriksaan Tes Narkoba
persibangga1
Persibangga Menang Tipis Lawan PPSM Magelang
PRIYANTO10
Membaca Brainrot sebagai Gejala Pendidikan Digital:Sebuah Tinjauan Strategis