*SOTK Dirampingkan, Pelayanan Publik Dipercepat dan Diperkuat
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif melantik dan mengambil sumpah lima pejabat baru di lingkungan Pemkab Purbalingga. (Foto: Dinkominfo Purbalingga/EDUKATOR)
PURBALINGGA, EDUKATOR — Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif melantik dan mengambil sumpah lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Pelantikan pejabat baru ini berlangsung di Pendopo Dipokusumo, Senin (12/1/2026) sore, sebagai bagian dari penataan birokrasi dan penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).
Penataan ini berdampak pada penggabungan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) guna membentuk pemerintahan yang lebih ramping, kaya fungsi, dan profesional.
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif bersama Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, Waklil Ketua DPRD Aris Widiarso dan Sekda Sekda Herni Sulasti foto bersama lima pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya. (Foto: Dinkominfo Purbalingga/EDUKATOR)
Daftar Lima Pejabat yang Dilantik:
| No | Nama | Jabatan Lama | Jabatan Baru |
|---|---|---|---|
| 1 | Agung Widiarto, S.E., M.Si | Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan | Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah |
| 2 | Bambang Triono, SKM, M.Si | Kepala Dinas Lingkungan Hidup | Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Kawasan Permukiman |
| 3 | Drs. Muhammad Fathurrohman, M.Si | Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak | Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak |
| 4 | dr. Jusi Febrianto, M.P.H | Kepala Dinas Kesehatan | Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana |
| 5 | Ir. Prayitno, M.Si | Kepala Dinas Pertanian | Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan |
Pelantikan tersebut menandai babak baru bagi Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Selain jumlah OPD yang berubah dari 27 menjadi 23, Bupati Fahmi menegaskan bahwa perubahan ini juga harus diikuti dengan transformasi sikap, prinsip kerja, dan pola kolaborasi antarlembaga.
“Penyesuaian SOTK ini bukan sekadar perubahan nama atau penggabungan dinas, tetapi upaya membangun organisasi yang lebih efektif, mudah berkoordinasi, dan efisien dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati Fahmi.
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif
Mempercepat Pelayanan Publik
Menurutnya, struktur yang lebih sederhana diharapkan mampu mempercepat pelayanan publik dan memperkuat koordinasi lintas sektor yang selama ini sering bersinggungan. Ia menekankan pentingnya kesatuan visi dari pimpinan daerah hingga jajaran pelaksana di lapangan.
“Ini harus menjadi babak baru bagi Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Bukan hanya jumlah OPD yang berubah, tetapi juga perubahan sikap, prinsip kerja, dan cara berkolaborasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tegasnya.
Rp 125 Miliar untuk Program “Alus Dalane”
Dalam kesempatan itu, Bupati Fahmi juga menyinggung sejumlah pekerjaan rumah pemerintah daerah, khususnya di sektor infrastruktur. Pada tahun 2025, Pemkab Purbalingga telah mengalokasikan anggaran Rp122 miliar melalui program Alus Dalane untuk perbaikan jalan.
“Dengan keterbatasan anggaran, kita tetap berikhtiar semaksimal mungkin. Saya yakin, kalau ada usaha dan kesungguhan, selalu ada jalan,” ujarnya.
Selain infrastruktur, ia menyoroti penanganan kemiskinan ekstrem, perluasan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi daerah berbasis potensi lokal agar Purbalingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Dimas Prasetyahani, Wakil Ketua DPRD Aris Widiarso, serta Sekretaris Daerah Herni Sulasti.(Prasetiyo)