*Gandeng Kampus, Dorong Peningkatan IPM

Foto bersama di Kampus Fakultas Teknik Unsoed
PURBALINGGA, EDUKATOR — Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif melakukan Safari ke lima kampus di wilayah Purbalingga, Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam menggandeng perguruan tinggi guna mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan.
Di Kampus Politeknik Madyatika
Safari diawali di 3 kampus yang berada di Jl S Parman. Yakni ke Politeknik Madyatika yang disambut Rektor Dr. Ir. Taufik Dwi Laksono, ST, MT, IPM., ASEAN Eng., ACPE. Kemudian ke kampus Universitas Perwira Purbalingga, diterima Rektor Dr Eming Sudiana, selanjutnya ke kampus Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBMP) yang diterima Rektor Dr. A.P. Rudiyanto, S.Pd., M.Si.
Di kampus Unperba

Di kampus ITBMP
Berikutnya ke kampus 2 UIN Saizu di Karangsentul, diterima Rektor Prof. Dr. H. Ridwan, M.Ag. Terakhir ke kampus Fakultas Teknik Unsoed di Desa Bater, Kecamatan Kaimanah. Di FT Unsoed ini bupati beserta rombongan diterima Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr., IPU., ASEAN Eng.
Di kampus 2 UIN Saizu
Dalam kunjungan itu, para rektor didampingi sejumlah pejabat kampus, dosen dan karyawan.
Saat berada di 5 kampus itu, Bupati Fahmi menekankan pentingnya kolaborasi Pemkab Purbalingga dengan menggandeng perguruan tinggi sebagai kunci kunci strategis untuk meningkatkan IPM, sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Purbalingga.
“Untuk itu, saya berharap peran mahasiswa sebagai motor penggerak ekonomi masa depan ikut memajukan pembangunan di Purbalingga. Pemkab Purbalingga telah menyiapkan berbagai program kewirausahaan bagi mahasiswa, mulai dari bantuan produktif, dukungan permodalan, hingga pendampingan usaha. Kami ingin lulusan perguruan tinggi tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap membuka lapangan pekerjaan,” ujar Bupati Fahmi.
Unsoed Buka Kelas RPL
Sementara itu Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq menyatakan kesiapan Unsoed memperkuat kolaborasi dengan Pemkab Purbalingga. “Kami juga melayani kelas RPL (Rekognizi Pembelajaran Lampau-red), di mana pengalaman kerja dapat diakui sebagai portofolio akademik dalam penyiapan SDM unggul,” jelasnya.
Bupati Fahmi M Hanif bersama Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq
Kelas RPL juga dimaknai mekanisme pengakuan atas pengalaman belajar seseorang yang diperoleh di luar pendidikan formal, agar dapat disetarakan dengan capaian pembelajaran di perguruan tinggi.RPL memungkinkan seseorang mengonversi pengalaman kerja, pelatihan, sertifikasi, atau pembelajaran mandiri menjadi pengakuan akademik berupa SKS (Satuan Kredit Semester) atau penyetaraan mata kuliah.
Saat ini, Unsoed membuka sejumlah prodi S1 dan S2 kelas RPL, dengan minat mahasiswa dari tahun ke tahun terus meningkat.
Melalui Safari Perguruan Tinggi ini, Pemkab Purbalingga berharap terbangun sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan kampus dalam bidang pendidikan, pengembangan SDM, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. (Prasetiyo)