
Petugas sedang menarik kabel, memperbaii aringan istri yang rusa di Dusun Gunung Malang, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Kamis (29/1/2026).
PURBALINGGA, EDUKATOR–Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani memastikan pemulihan jaringan listrik di wilayah terdampak banjir bandang di Dusun Gunungmalang, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, hampir sepenuhnya tuntas. Kepastian itu disampaikan saat meninjau langsung proses perbaikan jaringan di lokasi, Kamis (29/01/2026) .
Peninjauan dilakukan untuk memastikan penyambungan listrik yang sempat terputus hampir sepekan sejak banjir bandang menerjang kawasan tersebut pada Jumat (23/01/2026).
Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani saat meninjau ke lokasi bencana
“Hari ini Alhamdulillah tinggal satu spot kecil di Dusun Gunungmalang yang belum teraliri listrik. InsyaAllah hari ini juga, 100 persen wilayah terdampak banjir sudah menyala,” ujar Dimas di lokasi.
Perbaikan Terberat di Gunungmalang
Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Purbalingga, Rinto Yuniarto, menjelaskan pemulihan jaringan dilakukan bertahap di sejumlah titik terdampak. Jaringan listrik di Dusun Bambangan, Desa Kutabawa, telah kembali menyala sejak Minggu (25/01/2026). Perbaikan juga sudah dilakukan di Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet, serta Dusun Kaliurip, Desa Serang.
Menurutnya, tingkat kerusakan paling berat terjadi di Dusun Gunungmalang, Desa Kutabawa, sehingga membutuhkan waktu dan penanganan khusus.
“Pekerjaan terberat memang di Dusun Gunungmalang. Tiga tiang PLN hanyut dan satu trafo tertimbun material longsor. Jaringan tegangan rendah terdampak sekitar delapan tiang. Namun sisi ujung sudah selesai dan kami upayakan sore ini Gunungmalang clear menyala,” jelas Rinto.
Sebagai langkah antisipasi kondisi darurat, PLN masih menyiagakan genset berkapasitas 5,5 kVA dan 10 kVA di wilayah Gunungmalang untuk mendukung operasional posko dan kebutuhan dasar warga.
Jembatan Darurat dan Data Kerusakan Rumah
Selain pemulihan listrik, Pemerintah Kabupaten Purbalingga juga mempercepat penanganan infrastruktur terdampak. Kepala Dinas PUPR Purbalingga, Drajat Uji Wakhyono, mengatakan dua jembatan kecil di Dusun Gunungmalang akan ditangani melalui pembangunan jembatan darurat berbahan glagah agar akses warga tetap terjaga.
Sementara itu, Kepala Bapperida Purbalingga, Nugroho Priyo Pratomo, menyampaikan hasil pendataan sementara mencatat sedikitnya 121 rumah warga terdampak banjir, dengan kategori rusak ringan, rusak berat, hingga roboh.
“Kami akan mengupayakan bantuan penanganan rumah warga terdampak melalui Kementerian Perumahan Rakyat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.
Pemkab Purbalingga memastikan penanganan pascabencana dilakukan secara terpadu lintas sektor hingga kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak benar-benar pulih.(Prasetiyo)