
Kepala SMP Negeri 2 Kutasari, Arif Rakhman, S.Pd besama guru dan pengurus OSIS mengirim bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor di Desa Serang, Kutabawa dan Sangkanayu. (Foto: Humas SMPN 2 Kutasari/EDUKATOR)
PURBALINGGA, EDUKATOR–Keluarga besar SMP Negeri 2 Kutasari (Spendaku) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Desa Serang dan Kutabawa di Kecamatan Karangreja dan Desa Sangkanayu Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (31/1/2026).
Aksi ini merupakan wujud empati nyata sekaligus implementasi moto sekolah dalam menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi di kalangan warga sekolah.
SMP Negeri 2 Kutasari Peduli. (Foto: Humas SMPN 2 Kutasari/EDUKATOR)
Kepala SMP Negeri 2 Kutasari, Arif Rakhman, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada nilai materi, tetapi lebih pada pembentukan karakter murid.
“Kami ingin murid tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan sosial. Melalui musibah yang menimpa saudara kita di Serang dan Pratin, murid belajar bahwa satu genggam beras yang mereka sisihkan sangat berarti bagi mereka yang sedang kesulitan,” ujarnya.
Kepala SMP Negeri 2 Kutasari, Arif Rakhman, S.Pd (kiri) menyerahkan bantuan kepada perwakilan petugas di posko pengungsian korban banjir bandang dan tanah longsor . (Foto: Humas SMPN 2 Kutasari/EDUKATOR)
Bantuan disalurkan langsung ke posko pengungsian di Desa Serang dan sekitarnya. Donasi yang diberikan merupakan hasil gotong royong guru, karyawan, Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta seluruh murid SMP Negeri 2 Kutasari.
Sinergi Seluruh Warga Sekolah
Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi seluruh elemen sekolah dalam program donasi ini. Dalam waktu singkat, berbagai kebutuhan pokok berhasil dikumpulkan untuk membantu meringankan beban warga terdampak banjir bandang.
Pelepasan bantuan dilakukan pada pukul 08.00 WIB dan diawali dengan doa bersama agar bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta menjadi penyemangat bagi warga terdampak untuk segera bangkit.
Sekolah sebagai Ruang Tumbuh Kepedulian
Melalui aksi sosial ini, SMPN 2 Kutasari menunjukkan perannya tidak hanya sebagai tempat menuntut ilmu, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran nilai kemanusiaan. Kepedulian, empati, dan semangat berbagi ditanamkan sejak dini kepada murid melalui tindakan nyata.(Ākhmad Fauzi/Prs)