*Dibuka 50 Titik Penukaran Uang di Banyumas Raya

PURWOKERTO, EDUKATOR–Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp 3,5 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Banyumas Raya (Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Cilacap dan Banjarnegara) menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Dana tersebut akan didistribusikan melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 dengan puluhan titik layanan penukaran.
Kick off program atau peluncuran berlangsung pada Jumat (13/2/2026) di kantor BI Purwokerto, dihadiri Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, Kepala Perwakilan BI Purwokerto Christoveny, serta pimpinan perbankan. Tema tahun ini adalah Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah.
Dalam sambutannya, Dwi Asih menyampaikan apresiasi atas langkah BI menjaga ketersediaan uang rupiah dengan pecahan yang sesuai kebutuhan warga.
“Kegiatan ini berperan penting dalam memastikan uang rupiah tersedia cukup, layak edar, terutama pada periode Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.
Kick off program Serambi disemarakkan penampilan Punokawan. (Foto: Humas KPwBI Purwokerto/EDUKATOR)
Tiga Skema Layanan Penukaran
Christoveny menegaskan SERAMBI merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk komitmen bank sentral dalam memastikan kelancaran transaksi masyarakat saat hari besar keagamaan.
“Melalui SERAMBI, kami ingin memastikan kebutuhan masyarakat terhadap uang rupiah terpenuhi dengan baik,” katanya.
Pada 2026, layanan penukaran dilakukan melalui tiga skema.
| No | Skema Layanan | Jumlah Titik / Kuota | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 1 | Tempat ibadah / lokasi strategis | 6 titik | Penukaran dilakukan di sejumlah lokasi yang telah ditentukan |
| 2 | Perbankan umum | 50 titik | Tersebar di Banyumas (23), Cilacap (12), Purbalingga (9), dan 6 Banjarnegara |
| 3 | Layanan terpadu di GOR Satria | Kuota 1.000 penukar | Bekerja sama dengan BRI, BNI, Bank Mandiri, BSI, Bank Jateng, Bank Woori Saudara |
Wajib Pesan Lewat Aplikasi PINTAR
Penukaran uang dilakukan melalui pemesanan terlebih dahulu di aplikasi PINTAR. Masyarakat diminta mengikuti jadwal dan kuota yang tersedia. Informasi lengkap mengenai lokasi dan waktu penukaran dapat diakses melalui media sosial resmi BI Purwokerto.
Selain layanan tunai, BI juga mendorong penggunaan pembayaran digital seperti BI-FAST dan QRIS agar transaksi lebih cepat dan aman selama Ramadan serta Idulfitri.
Ajak Kenali dan Rawat Rupiah
Dalam momentum SERAMBI, BI kembali mengingatkan pentingnya mengenali keaslian uang dengan metode 3D: dilihat, diraba, diterawang. Masyarakat juga diajak merawat rupiah melalui prinsip 5J, yakni jangan dilipat, jangan dicoret, jangan diremas, jangan distapler, dan jangan dibasahi.
Sinergi penyediaan uang tunai, perluasan kanal digital, serta partisipasi aktif masyarakat diyakini mampu menjaga kelancaran sistem pembayaran sepanjang Ramadan hingga Idulfitri tahun ini.(Budi Yuswinanto/Prs)