*Bekerja Sama dengan GL2I dari Amerika Serikat

Sushma B. Shrestha, Global Master Trainer GL2I dari Nepal saat kegatan Leadership Academy & Train The Trainer (LA-TTT) di kampus UKDW Yogyakarta..
YOGYAKARTA, EDUKATOR–Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) menyelenggarakan rangkaian Leadership Academy & Train The Trainer (LA-TTT) bekerja sama dengan Global Learning Lab International (GL2I) pada 18–21 Februari 2026 di kampus UKDW, Yogyakarta.
Program kepemimpinan berjenjang bertaraf internasional ini diikuti 22 peserta tahap Train The Trainer (TTT), dan 69 peserta tahap Leadership Academy sebagai upaya memperkuat kapasitas fasilitator dan mahasiswa.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Informasi, dan Inovasi (WR III) UKDW, Dr. Parmonangan Manurung, mengemukakan, kegiatan ini merupakan kelanjutan program yang telah dimulai sejak akhir tahun lalu. Menurutnya, pembelajaran kepemimpinan tidak hanya menyiapkan peserta menjadi trainer bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang pengembangan diri.
“Kita mendapat kesempatan belajar banyak tentang leadership. Ini bukan hanya untuk mempersiapkan diri menjadi trainer bagi mahasiswa, tetapi juga untuk pengembangan diri kita sebagai pribadi dan pemimpin,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber internasional, yakni Robin A. Smith, Co-Founder dan International Program Director GL2I dari Amerika Serikat, serta Sushma B. Shrestha, Global Master Trainer GL2I dari Nepal.
GL2I sendiri merupakan lembaga pelatihan kepemimpinan internasional berbasis di Amerika Serikat yang berfokus membentuk pemimpin melalui pelatihan berbasis pengalaman dan pengembangan karakter.
Suasana Leadership Academy & Train The Trainer (LA-TTT) di kampus UKDW Yogyakarta..
Leadership Academy diikuti 69 peserta yang terdiri atas mahasiswa pendamping Program Pengembangan Potensi Diri Mahasiswa (P3DM) 2026, fasilitator P3DM, Tim Materi P3DM, perwakilan tim ibadah kampus, serta ketua dan wakil ketua Lembaga Kemahasiswaan dari masing-masing fakultas.
Sertifikasi Fasilitator dan Pembinaan Berjenjang
Tahap Train The Trainer yang berlangsung pada 18–19 Februari 2026 menjadi bagian penting dalam pola pembinaan berjenjang. Sebanyak 22 peserta mengikuti pendalaman materi sekaligus proses sertifikasi fasilitator melalui evaluasi dan ujian kompetensi.
Dari proses tersebut, 10 peserta terpilih untuk menjadi fasilitator dalam Leadership Academy pada 20–21 Februari 2026.
Co-Founder dan Board Member GL2I, Roland B. Smith, menekankan bahwa fasilitator tidak sekadar menyampaikan materi, melainkan berperan sebagai pendamping dalam proses pembelajaran.
“Kita dipanggil untuk menjadi fasilitator yang lebih baik, menjadi penolong dalam proses pembelajaran. Seorang fasilitator perlu memahami konsep, model learning curve, transformasi pribadi, membangun ruang diskusi, serta mengenali perbedaan antara fixed mindset dan growth mindset,” jelasnya.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti sesi interaktif, diskusi, refleksi, serta latihan kepemimpinan yang berfokus pada penguatan karakter, integritas, dan komunikasi.
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas fasilitator, memperdalam pemahaman tentang pendidikan berbasis pengalaman (experiential learning), serta melatih kemampuan memfasilitasi dan memberikan umpan balik secara efektif.
Melalui kolaborasi ini, UKDW menegaskan komitmennya membangun ekosistem pengembangan kepemimpinan yang berkelanjutan dan bertaraf internasional, dengan model pelatihan berjenjang dari fasilitator hingga peserta kepemimpinan dasar. (Prasetiyo)