*Ahli Gizi Ingatkan Pola Makan Seimbang dan Terukur

Ilustrasi AI
PURWOKERTO, EDUKATOR–Perayaan Idul Fitri identik dengan aneka hidangan lezat seperti opor ayam, rendang, ketupat, hingga kue dan aneka minuman serba manis. Dan kebiasaan makan berlebihan saat silaturahmi kerap memicu kenaikan berat badan dan gangguan kesehatan. Ahli gizi mengingatkan pentingnya menjaga pola makan agar tubuh tetap fit atau bugar selama Lebaran.
Momen berkumpul bersama keluarga sering membuat seseorang makan berulang kali tanpa disadari. Kondisi ini berisiko meningkatkan asupan kalori, lemak, dan gula dalam waktu singkat. Menurut ahli gizi, kunci utamanya adalah mengontrol porsi dan tidak berlebihan atau pola makan seimbang dan terukur.
Jaga Pola dan Keseimbangan Gizi
Setelah berpuasa selama sebulan, tubuh telah beradaptasi dengan pola makan teratur. Perubahan drastis saat Lebaran dapat mengganggu sistem pencernaan. Karena itu, masyarakat disarankan menerapkan pola makan seimbang, membatasi makanan berlemak, serta memperhatikan asupan gula agar kesehatan tetap terjaga.
Berikut 10 Tips yang dapat diterapkan agar tubuih tetap sehat selama lebaran:
| No | Tips | Lakukan | Hindari |
| 1 | Mulai dengan porsi kecil | Ambil makanan sedikit terlebih dahulu | Langsung mengambil porsi besar atau “balas dendam” |
| 2 | Piring seimbang | ½ sayur & buah, ¼ protein, ¼ karbohidrat | Piring penuh karbohidrat dan santan |
| 3 | Batasi lemak | Pilih daging tanpa lemak, kurangi santan | Opor, rendang, gulai berlebihan |
| 4 | Perbanyak serat | Konsumsi sayur dan buah segar | Hanya makan daging |
| 5 | Kurangi manis | Minum air putih atau infused water | Kue, sirup, minuman bersoda berlebih |
| 6 | Sarapan | Makan ringan di pagi hari | Langsung makan berat |
| 7 | Makan perlahan | Kunyah dengan baik | Makan terburu-buru |
| 8 | Cukup air | Minum 6–8 gelas per hari | Kurang minum atau minuman manis |
| 9 | Tetap aktif | Jalan kaki ringan | Duduk terus setelah makan |
| 10 | Kontrol frekuensi | Ambil porsi kecil saat bertamu | Makan berlebihan atau penuh di setiap rumah. (overeating). |
Hindari Risiko Penyakit
Jika pola makan tidak dijaga, tubuh berisiko mengalami gangguan pencernaan seperti kembung dan mual, hingga penyakit jangka panjang seperti diabetes dan hipertensi. Oleh karena itu, keseimbangan antara kenikmatan dan kesehatan menjadi kunci utama.
Dengan menerapkan pola makan yang bijak, masyarakat tetap dapat menikmati hidangan Lebaran tanpa rasa khawatir. Selain menjaga kesehatan, kebiasaan ini juga membantu tubuh tetap fit selama dan setelah perayaan Idul Fitri. (Prasetiyo)