Pamit Pindah, Subarno, S.Pd Tinggalkan Panen Prestasi di SMPN 3 Purbalingga

Bagikan :

*Total 43 Medali

PURBALINGGA,EDUKATOR–Kepala SMP Negeri 3 Purbalingga, Subarno, S.Pd., berpamitan setelah 8 tahun 6 bulan mengabdi di sekolah tersebut. Per 27 Juli 2026, ia mendapat tugas baru sebagai Kepala SMP Negeri 4 Purbalingga. Kepala SMPN 3 yang baru dijabat Warsono S.Pd, MM, sebelumnya Kepala SMPN 3 Kemangkon.

Acara pamitan digelar di lapangan upacara SMP Negeri 3 Purbalingga, Senin (3/8/2026), dalam suasana penuh keakraban dan haru.

Kepindahan tersebut meninggalkan catatan prestasi yang membanggakan. Berdasarkan rekap Tim Kesiswaan SMPN 3 Purbalingga, pada  POPDA Kabupaten Purbalingga 2026 sekolah ini  berhasil mengoleksi 20 medali emas, 12 perak, dan 11 perunggu, atau total 43 medali dari berbagai cabang olahraga.

Subarno, S.Pd menyerahkan piala kepada murid berprestasi SMPN 3 Purbalingga.

Delapan Tahun Lebih Mengabdi, Prestasi Terus Mengalir
Di hadapan guru dan murid, Subarno menyampaikan terima kasih atas kebersamaan selama lebih dari delapan tahun. Ia berharap hubungan kekeluargaan yang telah terbangun tetap terjaga meskipun dirinya melanjutkan tugas di sekolah lain.

“Terima kasih telah membersamai Bapak selama 8 tahun 6 bulan. Selama ini semuanya berjalan dengan baik. Mari kita tetap rukun sebagai sesama teman,” pesan Subarno.

Menurut dia, keberhasilan sekolah tidak hanya ditentukan oleh kepala sekolah, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh guru, tenaga kependidikan, dan murid. Karena itu, ia mengajak seluruh keluarga besar SMP Negeri 3 Purbalingga terus menjaga kekompakan dan semangat berprestasi.

“Yang tua harus ngayomi yang muda, sedangkan yang muda menghormati yang tua. Jangan sampai ada yang tua membully yang muda. Kita senasib sepenanggungan,” ujarnya.

Tinggalkan Sekolah dengan Pesan Kebersamaan
Subarno juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat sikap, perkataan, maupun kebijakan yang kurang berkenan di hati guru dan murid.

“Saya mohon maaf secara pribadi maupun kedinasan apabila selama bersama-sama di SMP Negeri 3 Purbalingga, ada yang kurang berkenan di hati Bapak dan Ibu guru maupun anak-anak,” tuturnya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang telah dibangun selama masa kepemimpinannya dapat terus dipertahankan. Prestasi yang telah diraih, menurutnya, harus menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kualitas sekolah.

Ingatkan Murid Bijak Gunakan Gawai
Selain menyampaikan pesan kepada guru, Subarno mengingatkan murid agar tidak terlena dengan perkembangan teknologi, terutama penggunaan telepon seluler.

Ia menilai generasi Z menghadapi tantangan berupa ketergantungan terhadap gawai yang dapat memengaruhi interaksi sosial. Karena itu, murid perlu membangun keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan kehidupan sosial di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Gen Z sudah terjajah gadget, terutama HP. Sosialisasi menjadi kurang. Karena itu, gunakan teknologi dengan bijak dan jangan sampai mengurangi interaksi dengan orang lain,” pesannya.

Subarno juga mengajak murid menerapkan tujuh kebiasaan anak Indonesia sehat sebagai bagian dari pembentukan karakter dan pola hidup positif.

Tongkat Estafet Berlanjut ke SMPN 4
Mutasi Subarno sebagai Kepala SMP Negeri 4 Purbalingga berlaku sejak 27 Juli 2026. Meski meninggalkan SMP Negeri 3 Purbalingga, ia berharap sekolah yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya itu terus berkembang dan mempertahankan tradisi prestasi.

Capaian 43 medali POPDA 2026 menjadi salah satu warisan prestasi yang menunjukkan kuatnya kerja sama seluruh warga sekolah.

Semangat tersebut diharapkan tetap terjaga sehingga SMP Negeri 3 Purbalingga semakin berprestasi, sekaligus mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang rukun, saling menghormati, dan mendukung perkembangan murid. (Prasetiyo)

 

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-08-10 at 12.03
Smanda Cup Basket 5x5 Sukses, Ini Daftar Juaranya
FAUZI PAKAIAN JAWA
Ketika Guru “Belum Yakin”, Itulah Awal Pembelajaran Mendalam
WhatsApp Image 2026-08-09 at 12.25
813 Anak Tidak Sekolah di Banyumas Kembali Sekolah Lewat PKBM
FULAD6
Panglima yang Tidak Berdaya: Punya Bintang, Kehilangan Taring
WhatsApp Image 2026-08-09 at 12.26
Nyore Sandĕkala, Ikhtiar Dusun Tjiboen Merawat Tradisi