
Kepala SMPN 3 Purbalingga Warsono S.Pd MM meninjau salah satu stand pada ekspo kewirausahaan yang digelar OSIS.
PURBALINGGA, EDUKATOR–Ekspo Kewirausahaan mengawali rangkaian peringatan HUT Emas atau 50 tahun SMP Negeri 3 Purbalingga. Ekspo yang diselenggarakan OSIS SMP Negeri 3 Purbalingga pada 18–20 Agustus 2026 di lapangan upacara itu, sekaligus memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menampilkan produk kuliner karya murid serta berbagai pertunjukan seni.
Rangkaian HUT Emas SMPN 3 Purbalingga, dimulai 18 Agustus 2026 hingga puncaknya 19 November mendatang.
Kepala SMP Negeri 3 Purbalingga Warsono, S.Pd., M.M., mengatakan Ekspo Kewirausahaan merupakan salah satu kegiatan internal dalam rangkaian peringatan HUT Emas sekolah. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk meningkatkan kreativitas sekaligus mempererat hubungan antarmurid.
“Ekspo ini menjadi ajang mengembangkan kreativitas dan menjalin relasi antarmurid,” ujarnya.
Anggota Komite Sekolah Suryanto S.Km, M.Sc dan pengaws sekolah bangun Pracoyo, S.Pd, M.Pd mewawancarai ketua OSIS SMPN 3 Purbalingga di sela-sela penyelenggaraan ekspo kewirausahaan.
Produk Kuliner Karya Murid Jadi Daya Tarik
Beragam makanan dan minuman hasil kreasi murid dipasarkan melalui stan yang tersedia. Kemeriahan bertambah dengan penampilan tari dan nyanyian yang dibawakan murid, guru, serta karyawan sekolah.
Ketua OSIS SMP Negeri 3 Purbalingga Davina Yasmin Shaquilla mengatakan kegiatan tersebut melibatkan banyak murid yang memiliki ketertarikan terhadap kewirausahaan. Sebelum dijual, produk kuliner yang dibuat murid mendapatkan pendampingan khusus dari tim guru mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan.
“Kegiatan ini melibatkan banyak murid yang tertarik dengan dunia wirausaha,” kata Yasmin.
Ia menambahkan, pelaksanaan eksxpo berjalan lancar berkat dukungan guru dan karyawan sekolah serta sejumlah sponsor.
Sekolah Siapkan Expo Lebih Besar
Warsono berharap kegiatan tersebut dapat kembali digelar tahun depan dengan konsep yang lebih besar dan meriah. Persiapan, menurutnya, perlu dilakukan sejak dini dengan melibatkan murid kelas VII, VIII, dan IX di bawah pendampingan wali kelas serta tim guru Prakarya dan Kewirausahaan.
“Kami targetkan, tahun depan diselenggarakan lebih besar dan meriah,” ujarnya saat mendampingi Pengawas Sekolah Bangun Pracoyo, S.Pd., M.Pd., dan Komite Sekolah Suryanto, S.KM., M.Sc., meninjau pelaksanaan expo dari satu stan ke stan lainnya.
Pengawas Dorong Murid Tampilkan Karya
Dalam kunjungan tersebut, Bangun dan Suryanto mendengarkan pemaparan Yasmin mengenai pelaksanaan Ekspo Kewirausahaan. Bangun mengapresiasi kegiatan yang dikoordinir OSIS, karena memberikan ruang bagi murid untuk menampilkan karya sekaligus belajar berwirausaha.
Menurutnya, kegiatan semacam itu dapat membantu menumbuhkan kepercayaan diri murid. Ia meminta sekolah terus memberikan perhatian, pendampingan, serta kemudahan fasilitas agar kegiatan kewirausahaan dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
“Terus lakukan kegiatan ini agar murid semakin percaya diri menampilkan karyanya,” pesan Bangun.
Komite Usulkan Ragam Potensi Murid
Apresiasi serupa disampaikan Suryanto. Ia menilai Ekspo Kewirausahaan tahun ini sudah cukup meriah dan layak dikembangkan pada penyelenggaraan berikutnya.
Selain produk kewirausahaan, Suryanto mengusulkan agar ekspo mendatang melibatkan murid kelas VII, VIII, dan IX untuk menampilkan beragam potensi, seperti menyanyi, menari, membaca puisi, pertunjukan silat atau karate beregu, serta lomba karaoke.
Menurutnya, ekspo tidak sekadar menjadi tempat memasarkan produk. Kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana mempererat hubungan antara murid, guru, dan karyawan sekolah dalam suasana yang akrab dan menjunjung gotong royong. (Prasetiyo)