BNN Purbalingga Gandeng Lima Sekolah Cegah Narkoba

Bagikan :

Kepala BNN Kabupaten Purbalingga, Dr. Nasrudin, M.M.Pd. didmingi stafnya bersama pimpinan /perwakilan lima sekolah yang menjalin kerja sama.

PURBALINGGA, EDUKATOR–Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga memperkuat program Ananda Bersinar (Anak Bersih dari Narkoba) dengan menggandeng lima satuan pendidikan melalui penandatanganan kerja sama, Kamis (24/9/2026). Langkah ini menjadi upaya nyata memperluas pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah.

Lima sekolah yang terlibat dalam kerja sama tersebut yakni SMK Negeri 1 Bojongsari, SMK Negeri 1 Kemangkon, SMP Negeri 1 Padamara, MTs Negeri 3 Purbalingga, dan SMP Negeri 2 Purbalingga.

Kepala BNN Kabupaten Purbalingga, Dr. Nasrudin, M.M.Pd., mengatakan keterlibatan satuan pendidikan sangat penting untuk mendukung agenda prioritas nasional BNN RI.

“Partisipasi sekolah mutlak mendukung program Ananda Bersinar,” ujarnya.

Perkuat Edukasi dan Deteksi Dini
Kerja sama itu mencakup berbagai bidang, antara lain penyebarluasan informasi dan edukasi tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), advokasi, peningkatan peran sekolah, serta pelaksanaan deteksi dini terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika.

Selain itu, materi bahaya narkotika akan diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah. BNN juga menyediakan layanan konsultasi, rehabilitasi, serta sosialisasi wajib lapor bagi penyalah guna narkoba di lingkungan pendidikan.

Hadirkan Tiga Program Inovatif
Dalam kerja sama tersebut, BNN Purbalingga juga memperkenalkan tiga program baru yang ditujukan bagi anak dan remaja.

Program pertama adalah Serasi (Sekolah dan Rehabilitasi Terintegrasi), yaitu layanan pendidikan dan rehabilitasi yang berjalan secara paralel bagi murid yang sedang menjalani rehabilitasi, baik rawat jalan maupun rawat inap. Pelaksanaannya melibatkan sekolah, keluarga, dan tim rehabilitasi.

“Pendidikan dan rehabilitasi harus berjalan secara terpadu,” kata Nasrudin.

Program kedua ialah Berjaya (Kelompok Belajar Teman Sebaya). Program ini menghadirkan pendampingan berbasis teman sebaya dengan melibatkan murid berprestasi yang telah mendapat persetujuan orang tua dan pembekalan khusus. Mereka mendampingi klien rehabilitasi melalui kegiatan belajar, bermain, beribadah, olahraga, hingga pengembangan diri.

Adapun program ketiga adalah Sinari Sekolah (Skrining dan Asesmen Terintegrasi di Sekolah), yakni layanan rehabilitasi proaktif melalui skrining dan asesmen langsung di sekolah sebagai langkah deteksi dini dan penanganan cepat bagi anak usia sekolah yang terindikasi menjadi korban penyalahgunaan narkotika.

Melalui kolaborasi ini, BNN Purbalingga berharap sekolah menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. (Prasetiyo)

 

 

 

 

 

 

 

BERITA TERKINI

ChatGPT Image Sep 25, 2026, 05_21_12 AM
80 Guru Ikuti Diklat Pembelajaran STEM
FAUZI PAKAIAN JAWA
Ketika Guru Senior Menanti Purna Tugas, Siapa yang Melanjutkan Estafet?
pensiun1
146 ASN Banyumas Terima SK Pensiun
WhatsApp Image 2026-09-24 at 18.28
BNN Purbalingga Gandeng Lima Sekolah Cegah Narkoba
Screenshot 2026-09-24 195956
Ketua FKUB Ajak Pelajar Purbalingga Wujudkan Moderasi Beragama