
Kadindikbud Purbalingga Heru Sri Wibowo S.Sos, M.Si bersama panitia dan peserta Dklat Pebelaharan STEM. (Foto: Iko/EDUKATOR)
PURBALINGGA, EDUKATOR–Sebanyak 80 guru MI se Kabupaten Purbalingga mengikuti Diklat Pembelajaran STEM. Kegiatan yang diselenggarakan atas kerja sama Dindikbud Purbalingga dengan Tabloid Pendidikan Edukator ini , berlangsung selama empat hari, Kamis-Minggu (24-27/9/2026), di Aula SMP Negeri 3 Purbalingga.
Dari kiri ke kanan, Kabid Pembinaan SD Dindikbud Purbalingga Nokman Riyanto, S.Pd Si, M.Pd, Kadindikbud Heru Sri Wibowo S.Sos, M.Si dan Pemimpin Redaksi EDUKATOR, Drs. Prasetiyo, M.I.Kom. (Foto: Iko/EDUKATOR).
Kepala Dindikbud Purbalingga Heru Sri Wibowo S.Sos, M.Si saat membuka Diklat tersebut mengatakan, Pembelajaran STEM atau Science, Technology, Engineering, and Mathematics saat ini semakin mendapat perhatian dalam pengembangan pendidikan. Kemendikdasmen juga menekankan bahwa STEM dapat diterapkan secara sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Pendekatan tersebut diarahkan untuk menumbuhkan pola pikir kritis dan inovatif peserta didik,” ujarnya.
Bahkan, lanjutnya, Kemendikdasmen mendorong penerapan STEM melalui prinsip 5M, yakni Mudah, Murah, Menggembirakan, Mindful, dan Meaningful. Artinya, pembelajaran STEM tidak harus selalu bergantung pada teknologi canggih atau fasilitas yang mahal. Persoalan sederhana di lingkungan sekitar dapat menjadi sumber belajar untuk melatih peserta didik mencari, mencoba, menguji, dan menyempurnakan solusi.
Sementara itu,penyaji materi dalam Diklat tersebut terdiri Kabid Pembinaan SD Dndikbud PurbalinggaNokman Riyanto, S.Pd.Si, M.Pd, Pemimpin Redaksi Edukator Drs. Prasetiyo, M.I.Kom, Kepala SDN 1 Kembangan yang juga Fasilitator PPG Daljab dan Prajab Pariem S.Pd SD, M.Pd dan Kepala SMPN 2 Karangreja, Febri Prasetyo Adi, S.Pd.I.
Materi tidaka hanya secara teori, namun juga praktik yang mendukung pembelajaran STEM. (Iko)