Bangun Pracoyo, M.Pd, Mengawal Mutu Pendidikan hingga Level Internasional

Bagikan :

Bangun Pracoyo, M.Pd, pengawas SMP Dindikbud Purbalingga. (Foto: Dokumen pribadi/EDUKATOR)

PURBALINGGA, EDUKATOR–Bangun Pracoyo, S.Pd, M.Pd (57) merupakan sosok pengawas SMP di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga yang dikenal konsisten mengukir prestasi. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Purbalingga periode 2023–2028, sekaligus menjadi pendamping satuan pendidikan yang aktif mendorong peningkatan mutu sekolah, khususnya di Purbalingga.

Pria berpenampilan low profile penggemar olahraga bersepada  ini bukan nama baru dalam dunia prestasi pendidikan di Purbalingga. Pada 2019, Bangun meraih Juara III Lomba Pengawas SMP Berprestasi tingkat nasional. Prestasi tersebut menjadi bukti dedikasinya dalam mengawal kualitas pendidikan, khususnya di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Bangun Pracoyo Selalu menyempatkan bersepada saat libur, menyusuri desa-desa dengan udaranya yang segar.(Foto: Dokumen pribadi/EDUKATOR)

“Saya berkomitmen untuk memajukan dunia pendidikan. Bagi saya, dunia pendidikan sudah menyatu dan menjadi bagian perjalanan hidup saya,” ujar Bangun Pracoyo kepada EDUKATOR dalam suatu kesempatan baru-baru ini.

Bangun Pracoyo menerima penghargaan sebagai pegawai yang berkinerja memuaskan pertama kategori fungsional di lingkungan Dindikbud Purbalingga tahun 2025. Penghargaan diserahkan Kadindikbud Heru Sri Wibowo S.Sos, M.Si pada hari Jumat, 10 Juli 2026.(Foto: Dokumen pribadi/EDUKATOR)

Komitmen Bangun Pracoyo kembali diakui pada 2025, saat ia terpilih sebagai salah satu dari 44 pengawas SMP terbaik se-Jawa Tengah dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kegiatan yang diselenggarakan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah itu bertujuan memperkuat peran strategis pengawas dalam peningkatan mutu pendidikan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, dalam penutupan kegiatan di Semarang, Jumat (4/7/2025) silam.

Bangun Pracoyo bersama Mendikdasmen Prof Dr Abdul Mu’ti, M.Ed di Semarang beberapa waktu lalu. (Foto: Dokumen pribadi/EDUKATOR)

Berkiprah hingga Kancah Asia Tenggara
Tak hanya di tingkat nasional, kiprah Bangun juga merambah level internasional. Pada Mei 2026 lalu, ia diundang mengikuti Lokakarya Pelatihan Pelatih (Training of Trainers/ToT) Program Kepemimpinan Pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk perubahan di Bangkok, Thailand.

Kegiatan itu  diselenggarakan oleh Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for STEM Education (SEAMEO STEM-ED) bekerja sama dengan berbagai mitra internasional.

Dalam forum tersebut, Bangun bersama para ahli dan pemimpin pendidikan dari Asia Tenggara merancang modul pengembangan profesional berbasis pembelajaran tiga dimensi, pendekatan Klaim–Bukti–Penalaran/Claim, Evidence, Reasoning (CER), hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran STEM. Program ini bertujuan memperkuat kepemimpinan pendidikan yang selaras dengan standar global seperti  Programme for International Student Assessment (PISA).

Aktif dalam Penguatan Program STEM
Selain itu, Bangun Pracoyo juga berperan  dalam Workshop Penyelarasan Trainer STEM Leadership tingkat nasional di Depok pada Maret 2026. Kegiatan ini mempertemukan para akademisi, praktisi, dan pengambil kebijakan untuk menyusun strategi implementasi pendidikan STEM di Indonesia.

Keikutsertaannya menunjukkan peran aktifnya dalam mendorong inovasi pembelajaran berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika sebagai bagian dari transformasi pendidikan nasional.

Konsisten Mengabdi untuk Pendidikan
Sebagai pengawas sekolah, Bangun Pracoyo dikenal tidak hanya menjalankan fungsi supervisi, tetapi juga menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah binaannya.

Ia terus mendorong guru dan kepala sekolah untuk berinovasi, berkolaborasi, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Melalui berbagai prestasi dan kiprah strategisnya, Bangun Pracoyo menjadi contoh nyata pengawas sekolah yang tidak hanya bekerja di balik layar, tetapi juga tampil sebagai agen perubahan dalam memajukan pendidikan, baik di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.(Prasetiyo)

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-26 at 05.36
Historia Perwira Gelar Diskusi 'Membaca' Batu Purba di Purbalingga
bangun11
Bangun Pracoyo, M.Pd, Mengawal Mutu Pendidikan hingga Level Internasional
Screenshot 2026-09-26 021014
SMPN 3 Purbalingga Siapkan Pembelajaran STEM
ASWIN GANTINA
QRIS Banyumas Raya Tembus Rp12,91 Triliun
WhatsApp Image 2026-09-25 at 08.35
Murid SMPN 2 Karangreja Rafael Siap Melaju ke Lomba MAPSI Tingkat Provinsi