SMPN 1 Kejobong Salurkan 40 Ribu Liter Air Bersih

Bagikan :

*Sekolah dan DWP Peduli Warga Terdampak Kekeringan

PURBALINGGA, EDUKATOR–Kepedulian terhadap warga terdampak kekeringan ditunjukkan keluarga besar SMPN 1 Kejobong, Purbalingga  dengan menyalurkan 40.000 liter air bersih, Rabu (7/10/2026). Bantuan tersebut terdiri 35.000 liter atau 35 toren dari keluarga besar SMPN 1 Kejobong dan 5.000 liter atau lima toren dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMPN 1 Kejobong.

Kepala SMPN 1 Kejobong, Drs. Haryono, mengatakan, aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air bersih akibat musim kemarau.

“Baksos ini untuk meringankan beban warga membutuhkan air bersih,” ujar Haryono kepada EDUKATOR.

Bantuan air bersih tersebut disalurkan kepada warga di sejumlah wilayah Kecamatan Kejobong dan sekitarnya. Di antaranya Desa Langgar, Larangan, Krenceng, Pengempon, Kedarpan, Pandansari, Pagerjirak, serta beberapa titik lainnya.

Bantuan Langsung Menyentuh Kebutuhan Warga
Kedatangan armada penyuplai air bersih disambut antusias warga. Mereka antre secara tertib dengan membawa berbagai wadah untuk menampung air yang digunakan untuk memasak, minum, sanitasi, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Haryono menegaskan, aksi sosial tersebut tidak hanya bertujuan memberikan bantuan fisik. Kegiatan itu juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi murid melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat.

“Anak-anak perlu belajar peduli kepada masyarakat sekitar,” katanya.

Menurut Haryono, kegiatan tersebut diharapkan mampu menanamkan empati, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong kepada murid. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya dipahami, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata.

DWP Turut Hadir Membantu Warga
Sementara itu, Ketua DWP SMPN 1 Kejobong, Ny. Sri Haryono, mengatakan penyaluran lima toren atau 5.000 liter air bersih merupakan bentuk kepedulian anggota DWP terhadap warga yang mengalami kesulitan air akibat musim kemarau.

“Kami ingin meringankan beban warga terdampak kekeringan,” ujar Sri Haryono.

Penyaluran dilakukan secara langsung ke pemukiman warga yang paling terdampak. Kehadiran DWP sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara keluarga besar SMPN 1 Kejobong dengan masyarakat sekitar.

Sri Haryono menyadari bantuan yang diberikan masih terbatas. Namun, ia berharap air bersih tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi warga yang sedang menghadapi kebutuhan mendesak.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi kebutuhan warga,” katanya.

Kepedulian Diharapkan Terus Berlanjut
Ia berharap kegiatan sosial serupa dapat terus dilakukan secara konsisten. Kepedulian terhadap masyarakat, menurutnya, perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama ketika warga menghadapi kondisi sulit.

Secara keseluruhan, keluarga besar SMPN 1 Kejobong bersama DWP telah menyalurkan 40.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan. Bantuan tersebut mendapat sambutan hangat dari warga yang menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan bantuan nyata yang diberikan.

Aksi sosial ini sekaligus menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya pendidikan, tetapi juga dapat hadir sebagai bagian dari masyarakat yang peduli, berbagi, dan bergotong royong menghadapi persoalan di lingkungan sekitarnya. (Prasetiyo)

 

 

 

 

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-10-08 at 12.42
Perawatan Wajah Penting, Riasan Menor Jangan di Sekolah
WhatsApp Image 2026-10-08 at 16.33
Peluncuran Tiga Buku Karya Bunda Hani Tandai Pembukaan Purbalingga Literasi Festival
FULAD6
Ujian Negarawan: Ketika Hukum Berakhir, Tanggung Jawab Moral Dimulai
WhatsApp Image 2026-10-07 at 09.46
SMPN 1 Kejobong Salurkan 40 Ribu Liter Air Bersih
Screenshot 2026-10-08 050110
Gelar Parenting, SMPN 3 Mrebet Perkuat Sinergi Dampingi Tumbuh Kembang Anak