
Pembukaan Bimtek Pembelajaran Mendalam dan Asesmen Berbasis Digital di SD Negeri 1 Gandasuli,Kecamatan Bobotsari, Purbalingga..
PURBALINGGA, EDUKATOR – Sebanyak 51 guru sekolah dasar (SD) di wilayah Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Dindikbud Bobotsari mengikuti bimbingan teknis (bimtek) Pembelajaran Mendalam dan Asesmen Berbasis Digital selama dua hari, 20–21 Oktober 2026, di SD Negeri 1 Gandasuli. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna sekaligus memanfaatkan teknologi dalam penilaian hasil belajar murid.
Ketua Panitia Bimtek, Budi Soekarno, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat penerapan Pembelajaran Mendalam, menyusun perangkat pembelajaran sesuai kebutuhan murid, serta mengembangkan instrumen asesmen berbasis digital. Melalui kegiatan ini, guru diharapkan tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam pembelajaran di kelas.
Pembelajaran Tidak Sekadar Menghafal
Bimtek dibuka oleh Koordinator Korwilcam Dindikbud Bobotsari, Mutohar, S.Pd. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning harus membantu murid memahami konsep, berpikir kritis, dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menghafal materi pelajaran.
Karena itu, guru perlu menciptakan suasana belajar yang mendorong keterlibatan aktif murid. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama bimtek juga diharapkan dapat diterapkan di sekolah masing-masing sehingga memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran.
Dalam kesempatan tersebut, Mutohar juga menyampaikan informasi mengenai seleksi calon kepala sekolah melalui jalur nonreguler tahun 2026.
Guru Berlatih Menyusun Asesmen Digital
Selama kegiatan, peserta mengikuti pembahasan materi, praktik, diskusi, dan berbagi pengalaman mengenai penerapan Pembelajaran Mendalam serta asesmen berbasis digital. Guru juga didorong menyusun perangkat dan sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan murid serta dapat digunakan secara langsung dalam kegiatan belajar mengajar.
Budi Soekarno menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan bimtek. Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai pelatihan, tetapi berlanjut pada perubahan praktik pembelajaran di sekolah.
Delapan Narasumber Berbagi Pengalaman
Bimtek menghadirkan delapan narasumber yang memiliki pengalaman dalam pengembangan pendidikan dasar dan praktik pembelajaran. Mereka adalah Nokman Riyanto, S.Pd.Si., M.Pd., Kepala Bidang Pembinaan SD Dindikbud Purbalingga; Dewi Erna P., S.Pd., M.Pd., pengawas SD; Titis Megayani, S.Pd., Kepala SD Negeri 1 Bobotsari; dan Erfendi, S.Pd., Kepala SD Negeri 1 Pakuncen.
Narasumber lainnya ialah Murwanto, S.Pd., M.Pd., Kepala SD Negeri 1 Talagening; Rizki Bahtiar, S.Pd., guru SD Negeri 1 Limbasari; Jaunda Anggitia Putri, S.Pd., guru SD Negeri 1 Kalapacung; serta Umi Sa’adah, S.Pd., guru SD Negeri 1 Karangduren.
Melalui kegiatan yang difasilitasi Forum Kelompok Kerja Guru (KKG) Korwilcam Dindikbud Bobotsari ini, para guru diharapkan semakin siap menerapkan Pembelajaran Mendalam dan asesmen berbasis digital secara tepat. Upaya tersebut diharapkan turut meningkatkan mutu pembelajaran serta relevansi pendidikan dasar dengan kebutuhan murid.(Prasetiyo)