*Hadirkan Ketua PGRI Jateng, Bahas Status, Masa Depan, dan Kesejahteraan Guru

Ketua PGRI Banyumas Sarno, S.H., S.Pd., M.Si.. (Foto: Istimewa/EDUKATOR)
BANYUMAS, EDUKATOR – Sebanyak 1.000 guru di Kabupaten Banyumas dijadwalkan mengikuti Seminar Nasional yang menghadirkan Ketua PGRI Jawa Tengah sekaligus anggota DPD RI, Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum., pada 12 November 2026. Seminar tersebut akan membahas kebijakan pendidikan, terutama status, masa depan, dan kesejahteraan guru. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama PGRI Kabupaten Banyumas dalam memperingati HUT ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2026.
Ketua PGRI Kabupaten Banyumas, Sarno, S.H., S.Pd., M.Si., mengatakan seminar akan dilaksanakan secara luring dengan melibatkan sekitar 1.000 peserta. Kegiatan ilmiah tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para guru untuk memahami perkembangan kebijakan pendidikan sekaligus membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan profesi guru.
“Kami menghadirkan Ketua PGRI Jateng sebagai narasumber,” ungkap Sarno kepada EDUKATOR di sela-sela penyaluran bantuan air bersih di Dusun Jeblogan, Desa Karangtengah, Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas, Kamis (29/10/2026).
Rangkaian Kegiatan Dekatkan PGRI dengan Masyarakat
Selain seminar nasional, PGRI Kabupaten Banyumas menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-81 PGRI. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pengabdian kepada masyarakat, olahraga, seni, kegiatan ilmiah, dan bakti sosial.
Menurut Sarno, seluruh kegiatan dirancang untuk mempererat hubungan organisasi dengan anggota maupun masyarakat. PGRI tidak hanya menjadi wadah perjuangan guru, tetapi juga berupaya hadir melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Di bidang olahraga, PGRI menggelar pertandingan bola voli, tenis meja, dan jalan sehat. Sementara itu, kegiatan seni diisi dengan lomba karaoke antarketua cabang PGRI.
Dalam kegiatan bakti sosial, PGRI Kabupaten Banyumas membagikan 150 paket sembako gratis kepada warga Desa Gentawangi, Kecamatan Jatilawang. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun PGRI.
“Kami ingin kegiatan PGRI dirasakan anggota dan masyarakat,” jelas Sarno.
Seminar dan Kegiatan Ilmiah Terus Dikembangkan
Selain seminar nasional yang digelar secara luring, PGRI Kabupaten Banyumas juga rutin menyelenggarakan kegiatan ilmiah secara daring. Organisasi tersebut turut memberikan pendampingan dalam pelaksanaan uji kompetensi bagi calon pengawas sekolah.
Upaya pengembangan kapasitas dan profesionalisme guru juga dilakukan melalui penerbitan majalah BUPAK. Dalam rangka HUT ke-81 PGRI, PGRI Kabupaten Banyumas menerbitkan edisi khusus majalah tersebut sebagai bagian dari dokumentasi kegiatan dan informasi organisasi.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 PGRI Kabupaten Banyumas akan ditutup dengan resepsi puncak acara yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Desember 2026. Pelaksanaannya dijadwalkan setelah puncak peringatan HUT PGRI tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, PGRI Kabupaten Banyumas berharap peringatan HUT ke-81 tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Momentum ini diharapkan memperkuat kebersamaan anggota, meningkatkan kapasitas guru, serta mempererat kepedulian organisasi terhadap masyarakat. (Purwanto/Prs)