PGRI Jateng Bantu 50 Tangki Air Bersih untuk Warga Purworejo

Bagikan :

PURWOREJO, EDUKATOR –Sebanyak 58 desa di Kabupaten Purworejo masih membutuhkan bantuan air bersih meskipun hujan mulai turun di sejumlah wilayah. Untuk membantu mengatasi kekurangan tersebut, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Tengah menyalurkan bantuan uang untuk pengadaan 50 tangki air bersih bagi masyarakat Purworejo, Jumat (30/10/2026).

Bantuan diserahkan Sekretaris PGRI Jawa Tengah, Drs. H. Aris Munandar, M.Pd kepada Wakil Ketua PGRI Kabupaten Purworejo, Eko Partono, di SDN Bendosari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo.

Sekretaris PGRI Jawa Tengah, Aris Munandar hadir mewakili Ketua PGRI Jawa Tengah, Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum., yang sedang menunaikan ibadah umrah.Ia didampingi Bendahara PGRI Jawa Tengah, H. Wahadi, S.Pd., M.H., serta pengurus Biro Kerja Sama dan Pengembangan Usaha, H. Imron Rosyadi, S.H., M.M.

Hujan Turun, Kebutuhan Air Belum Merata
Eko Partono menyampaikan terima kasih atas kepedulian PGRI Jawa Tengah terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Menurutnya, bantuan tersebut masih sangat dibutuhkan karena ketersediaan air bersih belum merata, meskipun hujan telah turun.

“Terima kasih atas kepedulian PGRI Jateng,” ujar Eko.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah yang masih mengalami kekurangan pasokan.

Kekeringan Melanda 58 Desa
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, S.Sos., juga menyampaikan apresiasi atas bantuan dari PGRI Jawa Tengah dan PGRI Kabupaten Purworejo.

Wasit menjelaskan, kekeringan telah berdampak pada 58 desa yang tersebar di 12 kecamatan. Untuk memenuhi kebutuhan warga, BPBD Kabupaten Purworejo telah menyalurkan sebanyak 315.000 liter air bersih kepada sekitar 17.000 jiwa.

Menurutnya, bantuan air bersih masih diperlukan karena pasokan air di sejumlah wilayah belum sepenuhnya pulih. Kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh belum meratanya hujan di daerah terdampak.

Musim Hujan Diprediksi Mulai November
Wasit menyebutkan, berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim hujan diperkirakan mulai pada 10 November 2026. Sementara itu, puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Januari dan Februari 2027.

“Bantuan air bersih saat ini masih dibutuhkan,” jelas Wasit.

Ia berharap dukungan berbagai pihak, termasuk organisasi profesi seperti PGRI, dapat membantu meringankan beban masyarakat selama menghadapi dampak kekeringan. Bantuan pengadaan 50 tangki air bersih dari PGRI Jawa Tengah diharapkan turut memperluas jangkauan pemenuhan kebutuhan air bagi warga Purworejo. (Purwanto/Prs)

BERITA TERKINI

FULAD6
Israel di Persimpangan Sejarah: Pergantian Pemimpin, Perang Iran, dan Ujian Legitimasi Dunia
WhatsApp Image 2026-10-31 at 13.48
Yuk, Ikuti Undangan Menulis Antologi Penulis Perempuan Purbalingga
WhatsApp Image 2026-10-31 at 15.43
Lansia di Sekolah Lansia Terpadu Firdaus Belajar Olah Lidah Buaya Jadi Minuman Sehat
WhatsApp Image 2026-10-31 at 10.52
Tiga Pasangan Bersaing dalam Pilketos di SMPN 3 Satap Rembang
WhatsApp Image 2026-10-31 at 04.36
Angga Cetak Dua Gol, PGRI Pejawaran Singkirkan Sigaluh 2-1