Asbiling Dorong Kolaborasi Bangkitkan Pariwisata Purbalingga

Bagikan :

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purbalingga, Sadono foto bersama pengurus Asbiling dan tamu undangan.

PURBALINGGA, EDUKATOR–Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Purbalingga (Asbilig) mendorong kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk kembali menggairahkan sektor pariwisata daerah. Upaya tersebut dinilai penting mengingat pada 2017 jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Purbalingga mencapai lebih dari 3,8 juta orang. Capaian itu menempatkan Purbalingga di posisi kedua di Jawa Tengah setelah Candi Borobudur di Magelang.

Saat ini terdapat 25 biro perjalanan wisata yang tercatat di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purbalingga, yang diharapkan dapat bergerak bersama berbagai pemangku kepentingan untuk memajukan sektor pariwisata melalui kepengurusan baru Asbiling.

Hal tersebut mengemuka dalam Musyawarah Daerah (Musda) Asbiling periode 2026–2029 yang digelar di Kafe Selasar Pandang kompleks Owabong Hotel, Kamis (12/3/2026).

Ketua Asbiling, Wasis Abadi, mengatakan, Asbiling berdiri pada tahun 2016 dengan tujuan menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam memajukan sektor pariwisata.

Menurutnya, capaian kunjungan wisatawan pada 2017 yang mencapai lebih dari 3,8 juta orang menjadi bukti bahwa potensi pariwisata Purbalingga sangat besar.

“Mimpi besar kami adalah bagaimana ASBILING bisa kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan pariwisata. Tentu dengan banyaknya wisatawan maka perekonomian pun dapat bergerak,” tuturnya.

Ia menambahkan, 25 biro perjalanan wisata yang tercatat di Dinporapar Purbalingga diharapkan dapat bergerak bersama berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk mempromosikan berbagai destinasi wisata yang ada.

Pariwisata Harus Berdampak pada Ekonomi Warga
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Purbalingga, Sadono, berharap kepengurusan ASBILING ke depan memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Menurutnya, keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah wisatawan yang datang, tetapi juga dari dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat sekitar.

“Tidak hanya tingkat kunjungan tapi bagaimana agar bisa memberikan dampak bagi warga setempat dengan meningkatnya perekonomian,” ujarnya.

Sadono menambahkan, pada 2025 jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Purbalingga juga tercatat cukup tinggi, yakni lebih dari 3,7 juta orang. Ia juga mengingatkan agar pelaku pariwisata terus mengikuti tren wisata terkini sehingga mampu menyiapkan inovasi untuk menarik wisatawan.

Destinasi Wisata Unggulan di Purbalingga
Kabupaten Purbalingga memiliki berbagai destinasi wisata yang terus dikembangkan untuk menarik minat wisatawan, mulai dari wisata buatan, edukasi, hingga wisata alam pegunungan.

Berikut sejumlah destinasi wisata unggulan di Kabupaten Purbalingga:

No Destinasi Wisata Desa / Kecamatan Keunggulan
1 Owabong Waterpark Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsari Waterpark terbesar di Purbalingga dengan berbagai wahana air seperti kolam ombak, kolam arus, waterboom, gokart, dan fasilitas wisata keluarga.
2 Goa Lawa Purbalingga (Golaga) Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja Goa alami dari lava Gunung Slamet dengan lorong goa panjang, stalaktit alami, wisata petualangan, serta kawasan hutan pinus.
3 Sanggaluri Park Desa Kutasari, Kecamatan Kutasari Wisata edukasi keluarga dengan museum uang, museum wayang, taman reptil, insect park, serta wahana sains dan permainan anak.
4 TWP Purbasari Pancuran Mas Desa Purbayasa, Kecamatan Padamara Taman wisata edukasi dengan River World (akuarium air tawar besar), taman burung, waterboom, dan wahana bermain keluarga.
5 Situ Tirta Marta Desa Karangcegak, Kecamatan Kutasari Telaga alami dengan air jernih yang digunakan untuk rekreasi keluarga, berenang, dan menikmati suasana alam.
6 D’Las Serang Desa Serang, Kecamatan Karangreja Wisata alam dataran tinggi dengan panorama Gunung Slamet, spot foto, taman bunga, serta udara pegunungan yang sejuk.
7 Siregol Superland Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol Wisata alam perbukitan dengan panorama hutan, spot foto alam, dan jalur trekking.
8 The Samingah Wised Desa Limbasari, Kecamatan Bobotsari Wisata alam dengan gardu pandang, spot foto perbukitan, serta panorama lembah dan hutan yang indah.
9 Curug Sumba Desa Tanalum, Kecamatan Rembang Air terjun alami di kawasan hutan yang masih asri dan cocok untuk wisata alam serta trekking.
10 Museum Tempat Lahir Jenderal Soedirman Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang Museum sejarah di rumah kelahiran Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan koleksi sejarah perjuangan.
11 Taman Cempulutan Desa Kramat, Kecamatan Karangmoncol Destinasi wisata alam baru yang resmi dibuka akhir Desember 2025. Menawarkan kolam renang air alami, camping ground, taman bermain, dan gazebo. Tiket masuk sekitar Rp5.000 dan didukung oleh BUMDes Krida Mukti.

(Prasetiyo)

BERITA TERKINI

kepala sekolah1
122 Guru Terima SK Kepala Sekolah
asbiling3
Asbiling Dorong Kolaborasi Bangkitkan Pariwisata Purbalingga
zakat
Pengumpulan Zakat Banyumas Tertinggi di Jawa Tengah
patroli
Operasi Ketupat Candi 2026 Dimulai, Banyumas Siap Amankan Arus Mudik dan Balik
lantik ks
Lantik 333 Kepsek, Bupati Banjarnegara Larang Rekrut Honorer