*28 Lokomotif dan 182 Kereta Penumpang Dipastikan Prima

Petugas PT KAI Daop 5 Purwokerto sedang melakukan perawatan sarana di Depo Kereta Purwokerto.
PURWOKERTO, EDUKATOR–PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menyiapkan 210 unit armada untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M. Armada yang terdiri atas 28 lokomotif dan 182 kereta penumpang itu dipastikan dalam kondisi andal dan laik operasi guna menjamin kelancaran arus mudik dan balik yang diprediksi meningkat signifikan.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menegaskan kesiapan sarana menjadi fokus utama perusahaan tahun ini. Seluruh sarana tersebut dipastikan dalam kondisi prima dan siap beroperasi guna mengantisipasi peningkatan volume perjalanan pada periode Lebaran.
“Kesiapan sarana menjadi salah satu fokus utama kami dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2026,” ujarnya di Purwokerto, .Senin (23/2/2025).
Perawatan Ketat dan Berkala
As’ad menjelaskan, seluruh lokomotif dan kereta telah menjalani pemeriksaan serta perawatan menyeluruh sesuai standar yang berlaku. Pemeriksaan dilakukan secara rutin dan berjenjang untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga.
Petugas PT KAI Daop 5 Purwokerto sedang melakukan perawatan sarana di Depo Kereta Purwokerto.
“Perawatan sarana, baik lokomotif maupun kereta, dilakukan secara periodik sesuai standar yang telah ditetapkan. Pemeriksaan meliputi perawatan harian (daily check), perawatan berkala satu bulan (P1), tiga bulan (P3), enam bulan (P6), hingga 12 bulan (P12) yang dilaksanakan di Depo Lokomotif dan Depo Kereta,” jelasnya.
Di wilayah Daop 5, perawatan didukung Depo Lokomotif Purwokerto serta Depo Kereta di Purwokerto dan Kutoarjo. Sementara untuk perawatan besar 24 bulanan (P24), sarana dikirim ke Balai Yasa guna memastikan seluruh komponen utama tetap optimal dan memenuhi standar keselamatan operasional.
Ramp Check Bersama Kemenhub
Pengawasan eksternal juga dilakukan melalui ramp check bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang pada 9–13 Februari 2026. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, mulai dari aspek administratif hingga teknis.
Secara administratif, tim memeriksa identitas sarana, kelengkapan dokumen pemeriksaan terakhir, serta tanda lulus uji. Dari sisi teknis, pengecekan meliputi sistem pengereman, pencahayaan, peralatan komunikasi, sistem pendingin dan sirkulasi udara, hingga perlengkapan keselamatan seperti alat pemadam api ringan dan jendela darurat.
Kondisi roda dan rangka bawah kereta serta fasilitas pelayanan penumpang di dalam rangkaian juga menjadi fokus pemeriksaan guna memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan selama musim Lebaran.
“Berbagai persiapan akan terus dilakukan KAI Daop 5 Purwokerto demi terwujudnya angkutan Lebaran yang selamat, aman, dan nyaman, sehingga masyarakat dapat menikmati mudik yang ceria dan penuh cerita bermakna,” tutup As’ad. (Prasetiyo)