*Semua Negatif
Kepala BNNK Purbalingga, Dr. H. Nasrudin, S.Ag., M.M.Pd memimpin operasi Cipta Kondisi di Terminal Bobotsari, Purbalingga, Senin (29/12/2025). (Foto: Humas BNN Purbalingga/EDUKATOR)
PURBALINGGA, EDUKATOR–Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Purbalingga menggelar operasi cipta kondisi di Terminal Tipe A Bobotsari, Senin (29/12/2025). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 25 pengemudi bus antar kota antar provinsi (AKAP) menjalani tes urine menggunakan rapid test narcotics, dengan hasil seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.
Operasi ini dipimpin langsung Kepala BNNK Purbalingga, Dr. H. Nasrudin, S.Ag., M.M.Pd., sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sekaligus menjaga keselamatan transportasi publik menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kegiatan ini merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta strategi nasional keselamatan berlalu lintas.
“Deteksi dini ini penting untuk memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas narkoba, sehingga penumpang merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” ujar Nasrudin di sela-sela kegiatan.
Operasi cipta kondisi tersebut melibatkan sinergi lintas sektor, yakni Polres Purbalingga, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Satuan Pengawas Pelayanan Terminal Tipe A Bobotsari. Kolaborasi ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan dan efektivitas pencegahan di simpul transportasi publik.
Seorang pengemudi sedang menjalani test. (Foto: Humas BNN Purbalingga/EDUKATOR)
Pemeriksaan urine dilakukan menggunakan rapid test narcotics dengan tujuh parameter, meliputi Amphetamine (AMP), Morphine (MOP), Tetrahydrocannabinol (THC), Methamphetamine (MET), Cocaine (COC), Benzodiazepine (BZO), dan Carisoprodol (SOMA). Seluruh sampel yang diambil dari 25 pengemudi bus AKAP menunjukkan hasil negatif.
Hasil tersebut dinilai memperkuat efektivitas pendekatan preventif berbasis bukti. Deteksi dini tidak hanya berfungsi sebagai upaya pencegahan, tetapi juga menjadi deterrent terhadap perilaku berisiko serta mendukung budaya nol toleransi narkoba di sektor transportasi.
Dengan sinergi lintas instansi ini, BNNK Purbalingga berharap libur akhir tahun dapat berlangsung aman, lancar, dan bebas dari risiko kecelakaan lalu lintas yang dipicu penyalahgunaan narkoba.(Prasetiyo)