Cegah Stunting, Cilongok Luncurkan “Cinta Anting Emas”

Bagikan :

BANYUMAS, EDUKATOR–Kecamatan Cilongok resmi meluncurkan inovasi pelayanan publik terbaru bertajuk “Cinta Anting Emas” (Cilongok Tanggap Atasi Stunting dengan Empati Masyarakat) sebagai langkah konkret menekan kasus stunting melalui kolaborasi masyarakat. Program ini diresmikan pada Jumat, 21 November 2025, di tengah semarak kegiatan Pengajian dan Cilongok Bersholawat di Halaman Kantor Kecamatan Cilongok, dengan kehadiran ribuan warga.

Peluncuran dilakukan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banyumas (DPPKBP3A), Krisianto, A.P., mewakili Bupati Banyumas. Inovasi ini sekaligus mendukung Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) dan Program BERKAH (Banyumas Bersedekah) dari BAZNAS Kabupaten Banyumas.

Camat Cilongok, Susanti Tri Pamuji, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa inovasi tersebut dirancang sebagai jawaban atas tingginya angka stunting di wilayahnya.

“Cinta Anting Emas merupakan inovasi pelayanan publik untuk mendukung Program GENTING. Program ini menjadi terobosan agar masyarakat bergerak bersama membantu anak-anak yang terdampak stunting,” ujarnya.

Program ini dibangun melalui model kolaborasi pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat/ormas, dan media. Susanti menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari banyak pihak.

“Terima kasih atas kolaborasi lintas sektoral. Dukungan dapat diberikan berupa donasi untuk Pemberian Makanan Tambahan Rp 15.000 per orang per hari selama 6 bulan (N1) dan 3 bulan (N2), atau bantuan telur ayam 2 butir per hari selama 3 bulan (N3),” jelasnya.

Program Berkah
Pada kesempatan yang sama, Susanti juga mengumumkan peluncuran resmi Program BERKAH dari BAZNAS.

“Selain itu, sekaligus di-launching inovasi BERKAH yang merupakan program dari BAZNAS Kabupaten Banyumas,” lanjutnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Khasanah, mengapresiasi langkah cepat Kecamatan Cilongok dalam mengimplementasikan program tersebut.
“Semoga pelaksanaan Berkah di Kecamatan Cilongok memberi manfaat melalui kegiatan yang dihimpun masing-masing UPZ,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Kecamatan Cilongok menjadi pionir pertama yang merespons program Berkah dan langsung mensosialisasikannya ke masyarakat.

Peluncuran ini turut mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, meliputi ASN Dinas Kesehatan, Ponpes MBS Zam-Zam Cilongok, PAC Muslimat NU Cilongok, PAC Fatayat NU Cilongok, PC Aisyiyah Cilongok, hingga pelaku usaha seperti HJR Farm.

Dengan peluncuran dua program ini, Pemerintah Kecamatan Cilongok berharap gerakan pencegahan stunting semakin masif dan partisipasi publik semakin kuat dalam membangun generasi sehat dan unggul. (Prasetiyo)

BERITA TERKINI

ngaji1
IJTI Gelar Ngaji Jurnalistik, Tekakan Pentingnya Etika AI
dosen feb
Dosen FEB UMP Dr.Erna Handayani Pimpin Riset RISPRO LPDP 2025
ft unsoed2
BNN Purbalingga–Fakultas Teknik Unsoed Tandatangani PKS
bnn2
21.748 Murid Terima Edukasi P4GN BNN Purbalingga
priyanto11
Literasi Ramadan dan Tanggung Jawab Peradaban Digital