
Mengunjungi CV. SN Jaya Prima di Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga
PURBALINGGA, EDUKATOR – Peluang kerja sama internasional kembali terbuka bagi Purbalingga. Delegasi Pemerintah Kota Tono City yang dipimpin Wali Kota Kazuhiko Tada menjajaki kolaborasi industri dan ekonomi dengan Kabupaten Purbalingga melalui kunjungan langsung ke perusahaan pengolahan kayu, Jumat (19/12/2025).
Kunjungan tersebut diawali dengan peninjauan ke CV. SN Jaya Prima di Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon. Perusahaan ini dikenal memproduksi berbagai olahan kayu bernilai ekonomi tinggi untuk pasar ekspor Jepang, seperti kamaboko-ita (papan alas makanan tradisional Jepang), papan laminasi, hingga produk khusus sesuai pesanan konsumen.
Perwakilan CV. SN Jaya Prima, Arif Hidayat, mengatakan pertemuan tersebut masih dalam tahap awal penjajakan. Namun, pihaknya telah memperkenalkan potensi produk yang dimiliki perusahaan kepada delegasi Jepang.
“Kami sudah membawa dan menunjukkan sampel produk. Jika ke depan ada pesanan dari Tono City, kami siap memproduksinya sesuai kebutuhan,” ujar Arif.
Rombongan delegasi Tono City juga melihat langsung proses produksi serta aktivitas para pekerja. Kunjungan ini menjadi bagian penting untuk mengenal kapasitas industri lokal Purbalingga sekaligus membuka peluang kemitraan jangka panjang di sektor manufaktur berbasis kayu.
Mengunjungi Perpusda Purbalingga
Kunjungi Perpustakaan Daerah
Usai dari lokasi industri, delegasi melanjutkan agenda ke Perpustakaan Daerah Purbalingga. Di tempat tersebut, Kazuhiko Tada dan rombongan meninjau fasilitas perpustakaan serta aktivitas literasi yang dimanfaatkan masyarakat dan pelajar.
Wali Kota Tono City, Kazuhiko Tada, mengaku terkesan dengan suasana dan dinamika masyarakat Purbalingga. Menurutnya, kunjungan ini justru semakin menguatkan ketertarikannya terhadap daerah tersebut.
“Kedatangan saya ke Purbalingga ini membuat saya semakin tertarik. Saya melihat masyarakatnya bersemangat dan sehat, serta anak-anak sekolah yang penuh antusiasme. Purbalingga memiliki masa depan yang cerah,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun kemitraan strategis di tengah tantangan global yang kian kompleks. Menurut Kazuhiko, kerja sama dengan mitra yang tepat menjadi kunci menghadapi dinamika internasional ke depan.
“Saya berharap dengan masyarakat Purbalingga yang luar biasa ini, kami bisa menjalin hubungan yang lebih mendalam, terutama di bidang ketenagakerjaan, budaya, pendidikan, dan pariwisata,” ungkapnya.
Kazuhiko meyakini, kolaborasi antara Tono City dan Kabupaten Purbalingga tidak hanya akan mempererat hubungan antarpemerintah, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Dengan kerja sama, saya yakin ini bisa menolong dan memberi harapan bagi banyak orang,” pungkasnya.(Prasetiyo)