Diduga Pemotor Hindari Petasan, Seorang Meninggal dan Seorang Luka Berat

Bagikan :

*Orang Tua Harus Tegas Larang Anaknya Bermain Petasan

Ilustrasi AI

BANYUMAS, EDUKATOR – Orang tua diimbau tegas melarang anak-anak bermain petasan. Dampaknya tidak hanya berbahaya bagi anak-anak, tetapi juga bisa membahayakan orang lain. Seperti kejadian kecelakaan lalu lintas yang diduga terjadi akibat pengendara menghindari petasan di Jembatan Kali Duwana, perbatasan Desa Pliken dan Desa Kembaran, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Minggu (8/3/2026) pagi. Insiden tersebut menyebabkan satu pengendara sepeda motor meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka berat.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial SW (67), pengendara sepeda motor Honda Revo bernomor polisi R-4453-EL, warga Kecamatan Kembaran, Banyumas. Sementara pengendara sepeda motor Honda Beat bernomor polisi R-3365-XH berinisial KR (55) mengalami luka berat dan saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto.

Kronologi Tabrakan di Jembatan Kali Duwana
Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.15 WIB di kawasan jembatan yang menghubungkan Desa Pliken dan Desa Kembaran. Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, menjelaskan berdasarkan pemeriksaan sementara, sepeda motor Honda Revo yang dikendarai SW melaju dari arah selatan dengan kecepatan sedang.

“Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan Honda Revo diduga sedikit oleng ke arah kanan. Pada saat yang bersamaan dari arah berlawanan, yaitu dari utara ke selatan, datang sepeda motor Honda Beat,” jelasnya.

Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, para pengendara tidak sempat menghindar sehingga tabrakan keras tidak dapat dihindari.

“Sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas antara kedua kendaraan tersebut,” tambah Iptu Metri.

Satu Korban Meninggal, Satu Luka Berat
Akibat benturan keras tersebut, SW meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban diketahui merupakan seorang pedagang asal Kecamatan Kembaran.

Sementara itu, pengendara Honda Beat berinisial KR mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke RSUD Margono Soekarjo Purwokerto untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban mengalami sejumlah luka cukup berat, di antaranya luka sobek terbuka di kaki kiri sepanjang sekitar 25 sentimeter, luka sobek di paha kiri sekitar 6 sentimeter, dugaan patah tulang pada tangan kiri, serta pembengkakan pada kelopak mata kiri.

Polisi Dalami Dugaan Hindari Petasan
Di kalangan warga sekitar sempat beredar informasi bahwa kecelakaan terjadi saat salah satu pengendara diduga berusaha menghindari petasan atau mercon yang dimainkan anak-anak di sekitar lokasi pada Minggu pagi.

Namun pihak kepolisian menegaskan bahwa informasi tersebut masih dalam proses penyelidikan dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami belum bisa memastikan hal tersebut karena masih dalam proses penyelidikan,” tegas Iptu Metri.

Saat ini Satlantas Polresta Banyumas masih mengumpulkan keterangan saksi serta bukti di lokasi kejadian guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi anak-anak dan tidak membiarkan mereka bermain petasan di dekat jalan raya karena dapat membahayakan keselamatan. (Prasetiyo)

 

BERITA TERKINI

laporan mbg
Gerindra Purbalingga Buka "Hotline" Aduan Program MBG
IMG-20260309-WA0021
17,3 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Jawa Tengah
stunting1
Pemkab Banyumas Gelar Pramusrembang Percepatan Penurunan Stunting
Foto Kegiatan Pengmas 2
Tel-U Purwokerto Latih Peternak Kambing Binangun dengan Pendekatan "Agropreneur"
tka1
Hari Ini, Gladi Bersih TKA SD–SMP 2026 Dimulai