*Terbuka Peluang Perubahan Status PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono foto bersama keluarga besar PGRI Banyumas. (Foto: Prokompin Setda Banyumas/ EDUKATOR)
BANYUMAS, EDUKATOR–Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan komitmennya untuk tidak merumahkan atau tidak ada PHK tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru , serta terus meningkatkan kesejahteraan guru. Ia juga meminta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Banyumas melakukan pendataan guru yang belum bersertifikasi sebagai dasar peningkatan kompetensi dan kesejahteraan.
“Data tersebut nantinya akan menjadi dasar kerja sama dengan lembaga pendidikan guna meningkatkan kompetensi guru, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan melalui sertifikasi,” ujar Bupati Sadewo saat menghadiri silaturahmi PGRI Kabupaten Banyumas di Gedung Guru Banyumas, Selasa (7/4/2026).
Dalam kegiatan bertema Mempererat Silaturahmi, Menguatkan Solidaritas untuk Pendidikan Berkualitas itu, Sadewo menegaskan pemerintah daerah tetap berpihak kepada guru, khususnya tenaga PPPK.
Ia memastikan tidak akan ada kebijakan merumahkan guru PPPK, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan melalui jalur sertifikasi dan penguatan kompetensi.
Selain itu, Bupati Sadewo juga menyoroti masih adanya anak usia sekolah yang yang tidak bersekolah di Banyumas. Menurutnya, peran guru tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga melakukan pendekatan sosial kepada masyarakat.
“Guru juga memiliki peran sosial untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan akses pendidikan,” tegasnya.
732 Formasi CASN
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Wahyu Adhi Fibrianto menambahkan, tahun 2026 ini akan ada rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN). Sebanyak 732 formasi disiapkan untuk Banyumas, mencakup kebutuhan guru SD, guru SMP, dan tenaga kependidikan di berbagai unit kerja.
Formasi tersebut juga membuka peluang perubahan status PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu.
“Formasi ini diharapkan dapat memperkuat kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan di Banyumas,” ujarnya.
Sementara itu, kegiatan silaturahmi diikuti 112 peserta dari 27 cabang PGRI tingkat kecamatan, satu cabang khusus, serta para kepala sekolah, dan dihadiri Ketua PGRI Banyumas Sarno beserta jajaran pengurus. (Prasetiyo)