*Tausyiah Disampaikan Doktor Enha

Wakil Dekan III FT Unsoed Dr Ir H Nurul Hidayat SPt, M.Kom
PURBALINGGA, EDUKATOR–Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman (FT Unsoed) menggelar halalbihalal 1447 Hijriah di Auditorium FT Unsoed, Jumat (27/3/2026. Dalam kegiatan bertema “Dari Madrasah Ramadhan Menuju Kampus yang Penuh Keberkahan” ini, tausyiah disampaikan oleh Dr Ir H Nurul Hidayat SPt, M.Kom, yang juga Wakil Dekan III FT Unsoed.
Halalbihalal dihadiri Dekan Fakultas Teknik Unsoed Prof. Dr. Eng. Ir. Agus Maryoto, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng beserta jajaran dosen dan tenaga kependidikan, mahasiswa, serta alumni FT Unsoed. Hadir juga undangan dari jajaran Forkopimcam Kalimanah beserta undangan lainnya. Momen halalbihalal ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan civitas akademika.
Nurul Hidayat yang akrab disapa Doktor Enha dalam tausyiahnya mengungkapkan, Ramadan sebagai proses pembentukan pribadi bertakwa. Nilai tersebut tercermin dalam empati, pengendalian diri, dan kesediaan saling memaafkan.
Filosofi Ngaku Lepat
Ia juga mengulas makna halalbihalal melalui filosofi ngaku lepat atau mengakui kesalahan. Ngaku lepat sebagai sikap jujur mengakui kesalahan tanpa mencari pembenaran. Nilai ini menuntut kerendahan hati, keberanian meminta maaf, serta kesiapan memperbaiki diri.
Peserta halalbihalal FT Unsoed
Dalam praktiknya, filosofi ini tercermin dalam tindakan sederhana sehari-hari. Misalnya, seorang dosen yang terlambat memenuhi kewajiban mengajar karena ada kepentingan lain, secara terbuka meminta maaf kepada mahasiswa dan berkomitmen memperbaiki kedisiplinan.
Contoh lain, rekan kerja yang melakukan kekeliruan administrasi segera mengakui kesalahan tanpa menyalahkan pihak lain, lalu bersama-sama mencari solusi.
Di lingkungan mahasiswa, sikap ini terlihat ketika seseorang berani meminta maaf atas ucapan yang menyinggung teman dan berusaha menjaga hubungan baik.
“Kesadaran mengakui kekeliruan menjadi dasar membangun hubungan harmonis, baik di lingkungan kerja maupun sosial,” katanya.
Bukan Sekadar Tradisi Tahunan
Sementara itu Dekan FT Unsoed, Agus Maryoto, menegaskan, Idulfitri dan halalbihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan ruang refleksi. “Ini momentum memperkuat keimanan, kebersamaan, dan integritas dalam kehidupan akademik,” ujarnya.
Dekan Fakultas Teknik Unsoed Prof. Dr. Eng. Ir. Agus Maryoto, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng
Ia mengajak seluruh civitas academika FT Unsoed menjadikan semangat Ramadan sebagai landasan membangun budaya kampus yang berkarakter, berakhlak, dan berorientasi pada kemaslahatan. Menurutnya, penguatan ukhuwah dan kontribusi nyata sangat penting bagi kemajuan institusi dan bangsa.
Perkuat Nilai Spiritual
Melalui kegiatan ini, civitas akademika FT Unsoed diharapkan terus menjaga semangat kebersamaan dan integritas. Nilai-nilai spiritual diharapkan menjadi fondasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di lingkungan kampus.
Sebagai penutup, seluruh peserta saling berjabat tangan dan bermaafan, menegaskan halalbihalal sebagai momentum kembali ke fitrah serta mempererat ukhuwah. (Prasetiyo)