
Pemberian santunan kepada 9 anak yatim / piatu TK Pertiwi Kecamatan .Karangmoncol, Purbalingga
PURBALINGGA, EDUKATOR–Keluarga besar IGTKI–PGRI Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga menggelar kegiatan Berbagi Berkah di Bulan Ramadan . Yakni dengan menyalurkan santunan kepada anak yatim, korban bencana, hingga warga yang tengah sakit/ Kegiatan berlangsung Kamis (26/2/2026), di TK Pertiwi Pekiringan.
Kegiatan rutin tahunan tersebut berlangsung dalam suasana haru dan penuh kebersamaan. Acara dihadiri Plt Koordinator Wilayah Kecamatan (Koorwilcam) Dindikbud Karangmoncol Yuwono, S.Pd.SD., M.Pd., Ketua Yayasan Dian Dharma Desa Pekiringan Ny. Gesit Eskasari, Kepala SD Negeri 1 Pekiringan, Ketua IGTKI Kecamatan Karangmoncol Haryati, S.Pd.AUD., serta 44 guru TK Pertiwi se-Kecamatan Karangmoncol.
Pemberian bantuan 2 orang guru, korban angin kencang Desa Sirau Kecamtan. Karangmoncol.
Kegiatan dipimpin Ketua Panitia Hermawati, S.Pd.AUD., yang mengoordinasikan seluruh rangkaian acara hingga berjalan lancar dan penuh kehangatan.
Iuran Sukarela
Santunan yang disalurkan untuk sembilan anak yatim/piatu siswa TK Pertiwi, dua guru korban bencana angin kencang di Desa Sirau, tiga keluarga korban kebakaran di Desa Baleraksa, serta satu penderita kanker tulang di Desa Tunjungmuli.

Penyaluran bantuan Alumni TK Pertiwi penderita Kanker di Desa Tunjungmuli
Seluruh bantuan berasal dari iuran sukarela para guru TK Pertiwi se-Kecamatan Karangmoncol sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap sesama.
Pendidikan dengan Keteladanan Kepedulian
Dalam sambutannya, Plt Koorwilcam Dindikbud Karangmoncol Yuwono mengapresiasi kegiatan sosial yang diinisiasi para pendidik anak usia dini tersebut.
“Guru tidak hanya mendidik melalui ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan teladan kasih sayang dan kepedulian kepada masyarakat,” ujarnya.
IGTKI – PGRI Kec.Karangmoncol
Sementara itu, Ketua IGTKI Kecamatan Karangmoncol Haryati menegaskan, kegiatan berbagi di bulan Ramadan merupakan wujud nyata ukhuwah dan solidaritas antarpendidik.
“Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pendidik juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Haru Iringi Penyerahan Santunan
Suasana semakin menyentuh saat para penerima santunan menerima bantuan dengan mata berkaca-kaca. Doa dan ucapan terima kasih mengiringi penyerahan bantuan, sementara senyum anak-anak menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para guru.
Penyaluran bantuan korban bencana kebakaran di Desa Baleraksa
Momentum tersebut menunjukkan bahwa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah personal, tetapi juga sebagai waktu untuk menebar cinta dan kepedulian sosial.
Ramadan Momentum Menebar Kebaikan
Melalui kegiatan Berbagi Berkah di Bulan Ramadan, IGTKI–PGRI Kecamatan Karangmoncol berharap semangat berbagi terus tumbuh di kalangan pendidik maupun masyarakat luas.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ladang pahala, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh keluarga besar IGTKI–PGRI Kecamatan Karangmoncol dan masyarakat penerima manfaat.
Dari halaman sederhana TK Pertiwi Pekiringan, pesan kemanusiaan itu mengalir kuat—bahwa sekecil apa pun kebaikan yang diberikan dengan tulus akan menjadi cahaya yang menerangi kehidupan bersama. (Retni Tianingsih/Prs)