Jamaah MAB Purwokerto Dilatih Menanam Cabai Dalam Pot

Bagikan :


Prof Totok Agung DH bersama tim dosen Faperta Unsoed foto bersama peserta pelatihan Tabulampot

PURWOKERTO, EDUKATOR — Untuk mengatasi tingginya harga cabai dan membangun kemandirian pangan, Panitia Amaliyah Ramadhan Masjid Agung Baitussalam (PAR MAB) Purwokerto, Kamis (25/12/2025), menggelar pelatihan Tabelampot (Tanaman Cabai dalam Pot). Pelatihan ini diikuti lebih dari 50 peserta dari berbagai kalangan, mayoritas jamaah masjid, dan direncanakan berkelanjutan hingga menjangkau 500 peserta.

Pelatihan tersebut menghadirkan tiga dosen Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sebagai narasumber, yakni Prof. Ir. Totok Agung, DH., MP., PhD, Etik Wukir Tini, SP., MP, serta Nindy Sevirasari, SP., MSc.

“Dari pelatihan ini, kami berharap para peserta bisa menanam cabai dalam pot di rumah masing-masing. Sehingga saatnya panen pada lebaran mendatang, bisa mengurangi pengeluaran tidak membeli cabai yang harganya masih tinggi,” harap Prof. Totok Agung yang juga pengurus MUI Banyumas ini.

Prof Totok Agung sedang memberikan pelatihan Tabulampot

Menurutnya, meski harga tinggi menguntungkan petani, produksi cabai justru sering menurun pada periode Desember hingga Maret. Kondisi ini disebabkan musim hujan yang memicu serangan hama dan penyakit tanaman. Karena itu, pelatihan tanam cabai dalam pot di sekitar rumah menjadi solusi agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan cabai secara mandiri.

Dalam pelatihan tersebut, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga langsung mempraktikkan cara menanam cabai dalam pot, mulai dari menyiapkan polibag, meracik media tanam, hingga teknik budidaya yang benar. Pada akhir pelatihan, setiap peserta menerima sembilan bibit cabai varietas unggul beserta media tanam secara gratis

Panitia penyelenggara Drs. H. Samingan menambahakn, pelatihan ini akan dilaksanakan secara bertahap hingga mencapai 500 peserta. Jika setiap peserta menanam minimal 10 pot cabai, maka akan tercipta sekitar 5.000 pot cabai di lingkungan rumah warga. “Ini adalah langkah nyata membangun ketahanan pangan dari rumah masing-masing,” tegas Samingan yang didampingi staf sekretariat Masjid Agung Baitussalam, Aziz Subarkah. (Alief Einstein/Prs)

 

BERITA TERKINI

audiensi2
Faperta Unsoed akan Reklamasi Tanah Tidak Produktif di Purbalingga
salut langgeng
Yuk, Kuliah di UT–Salut Langgeng Purbalingga
bnnk2
Seluruh Pegawai BNNK Purbalingga Jalani Pemeriksaan Tes Narkoba
persibangga1
Persibangga Menang Tipis Lawan PPSM Magelang
PRIYANTO10
Membaca Brainrot sebagai Gejala Pendidikan Digital:Sebuah Tinjauan Strategis