
Jamaah Masjid Al Muhajirin Perumnas Penambongan, Kabupaten Purbalingga sedang mendonorkan darahnya. (Foto: Subardi/EDUKATOR)
PURBALINGGA, EDUKATOR–Semangat berbagi di bulan suci Ramadan ditunjukkan jamaah Masjid Al Muhajirin Perumnas Penambongan, Kabupaten Purbalingga, dengan menggelar kegiatan donor darah massal. Kegiatan yang berlangsung di kompleks masjid tersebut, bekerja sama dengan PMI Purbalingga, Rabu (4/3/2026) malam, setelah salat tarawih .
Sebanyak oleh 33 peserta terdaftar, namun setelah melalui pemeriksaan kesehatan, hanya 29 orang yang dinyatakan memenuhi syarat untuk diambil darahnya.
“Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari upaya membantu memenuhi kebutuhan stok darah yang biasanya menurun selama bulan Ramadan,” ujar .Ketua Takmir Masjid Al Muhajirin, Joko Purnomokepada EDUKATOR di sela-sela kegiatan donor darah massal.
Kegiatan donor darah massal di Masjid Al Muhajirin Perumnas Penambongan, Kabupaten Purbalingga.(Foto: Subardi/EDUKATOR)
Program Rutin Lima Tahunan
Joko Purnomo mengatakan kegiatan donor darah tersebut merupakan program kerja pengurus takmir di bidang sosial kemasyarakatan yang telah berjalan sekitar lima tahun terakhir.
Menurutnya, kegiatan itu dilaksanakan secara rutin setiap sekitar dua setengah bulan sekali sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Pelaksanaan donor darah di bulan Ramadan juga karena biasanya stok darah di PMI berkurang dibandingkan bulan-bulan lain,” ujar Joko.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud sedekah bagi jamaah di bulan suci.
“Mendonorkan darah juga merupakan bentuk sedekah untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Insyaallah pahalanya akan berlipat ganda di bulan Ramadan,” katanya.
Pendonor Merasa Badan Lebih Segar
Antusiasme jamaah terlihat dari partisipasi masyarakat yang hadir mengikuti kegiatan tersebut. Dari 33 orang yang mendaftar sebagai pendonor, sebanyak 29 orang berhasil mendonorkan darahnya setelah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan.
Salah satu pendonor, Erry Mustadjab, mengaku merasakan manfaat setelah mengikuti kegiatan donor darah tersebut.
“Setelah donor, badan terasa enak dan enteng, pokoknya jadi fresh kembali,” ungkapnya.
Selain mendapatkan manfaat kesehatan, para pendonor juga menerima bingkisan berupa minyak goreng, gula pasir, dan susu dari panitia sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan sosial tersebut. (Subardi/Prs)