
Petugas Polsuska Daop 5 Purwokerto menyerahkan barang bawaan yang teringgal kepada seorang pelanggan PT KAI. . Sepanjang tahun 2025, KAI Daop 5 berhasil mengamankan 1.436 barang tertinggal dengan tingkat pengembalian mencapai 98 persen. (Foto: Dok KAI Daop 5 Purwokerto)
PURWOKERTO, EDUKATOR–Jangan panik jika barang Anda hilang atau tertinggal saat bepergian menggunakan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto memastikan setiap barang penumpang yang tertinggal ditangani secara serius melalui layanan Lost and Found. Sepanjang tahun 2025, KAI Daop 5 Purwokerto berhasil mengamankan 1.536 barang milik pelanggan dengan estimasi nilai mencapai Rp 898.293.000.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan, layanan Lost and Found merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada pelanggan selama perjalanan kereta api.
“Layanan Lost and Found disediakan untuk membantu pengamanan dan pendataan barang pelanggan yang tertinggal, baik di stasiun maupun di dalam kereta api. Barang yang diamankan tidak jarang merupakan barang berharga, seperti laptop, telepon seluler, jam tangan, kamera digital, hingga dompet berisi uang dan identitas,” ujar As’ad di Purwokerto, Jumat (30/1/2026).
Tersedia di Tiga Stasiun Utama
Layanan Lost and Found KAI Daop 5 Purwokerto saat ini tersedia di tiga stasiun utama, yakni Stasiun Purwokerto, Stasiun Kutoarjo, dan Stasiun Cilacap.
Barang bawaan pada dasarnya menjadi tanggung jawab masing-masing pelanggan, namun KAI tetap berupaya maksimal mengamankan setiap barang yang ditemukan di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api.
Jika petugas menemukan barang tertinggal, pengumuman akan segera disampaikan melalui pengeras suara. Apabila tidak ada pihak yang mengambil, barang tersebut akan disimpan di pos pengamanan stasiun dan didata ke dalam sistem Lost and Found KAI.
Cara Melapor Barang Hilang
Bagi pelanggan yang merasa kehilangan atau tertinggal barang, laporan dapat disampaikan kepada kondektur yang sedang berdinas, petugas pengamanan stasiun, atau melalui Contact Center KAI 121, baik melalui sambungan telepon 121 maupun WhatsApp di nomor 081-122-233-121.
Dalam proses pelaporan, pelanggan diminta menyampaikan detail barang dan data perjalanan, seperti ciri-ciri barang, kode booking, serta lokasi terakhir barang terlihat.
Proses verifikasi dan pencocokan data akan dilakukan sebelum barang diserahkan kepada pemiliknya.
As’ad juga mengimbau pelanggan untuk selalu waspada dan memastikan barang bawaan sebelum turun dari kereta maupun saat berada di area stasiun.
“Layanan Lost and Found merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menjaga kepercayaan pelanggan. KAI akan terus meningkatkan pelayanan guna memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan kereta api,” ujarnya. (Prasetiyo)