*Jadi Pelopor di Jawa-Tengah

PURBALINGGA, EDUKATOR–Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Purbalingga resmi mencanangkan Hari Zona Integritas sebagai bagian dari penguatan budaya kerja dan komitmen menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2027.
Pencanangan dilakukan Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI, Khairunas, melalui Zoom, Selasa (11/8/2026), ditandai dengan penandatanganan Piagam Pencanangan Hari Zona Integritas.
Khairunas mengapresiasi langkah Kankemenag Purbalingga tersebut. Ia menegaskan, predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk membangun Zona Integritas secara berkelanjutan.
“WBK bukan titik akhir, tetapi pijakan pembangunan Zona Integritas,” tegas Khairunas.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak cukup hanya ditandai dengan predikat atau penghargaan. Yang lebih penting, perubahan tata kelola dan kualitas pelayanan harus benar-benar dirasakan masyarakat.
SEHATI Didorong Jadi Budaya Kerja
Khairunas juga mengapresiasi penerapan SEHATI di lingkungan Kankemenag Purbalingga. Menurutnya, SEHATI tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus menjadi nilai yang tercermin dalam perilaku dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, ia memberikan apresiasi terhadap inovasi Urab Mendoan yang dinilai memiliki dampak positif bagi masyarakat.
Khairunas menekankan, keberlanjutan pembangunan Zona Integritas membutuhkan konsistensi serta keterlibatan seluruh jajaran. Karena itu, komitmen tersebut harus menjadi bagian dari budaya kerja dan dilaksanakan secara bersama-sama.
Purbalingga Jadi Pelopor di Jawa Tengah
Apresiasi juga disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab. Ia berharap pencanangan Zona Integritas tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui perubahan nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
Saiful menyebut Kankemenag Purbalingga sebagai Kankemenag kabupaten/kota pertama di Jawa Tengah yang menetapkan Hari Zona Integritas.
Ia berharap langkah Kankemenag Purbalingga dapat menjadi contoh bagi Kankemenag kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah.
Kakanwil juga mengapresiasi inovasi Urab Mendoan yang dinilai memiliki ciri khas, mudah diingat, dekat dengan masyarakat, serta memberikan dampak bagi pemberdayaan umat.
Seragam Khusus Jadi Pengingat Komitmen
Kepala Kankemenag Purbalingga, Zahid Khasani, mengatakan Hari Zona Integritas akan diimplementasikan sebagai bagian dari budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kankemenag Purbalingga.
Salah satu bentuk implementasinya adalah penggunaan seragam khusus setiap hari Selasa. Seragam tersebut tidak sekadar menjadi identitas, tetapi juga berfungsi sebagai pengingat bagi seluruh jajaran terhadap komitmen bersama dalam menjalankan pembangunan Zona Integritas.
Komitmen tersebut diarahkan untuk menjaga konsistensi perbaikan tata kelola dan pelayanan sekaligus mempersiapkan Kankemenag Purbalingga menuju predikat WBBM pada 2027.
Dengan pencanangan Hari Zona Integritas, Kankemenag Purbalingga menegaskan bahwa pembangunan zona integritas harus diwujudkan melalui budaya kerja, inovasi, konsistensi, dan pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Sri Lestari/Prs)