Kepala SD di Pengadegan Didorong Jadi Penggerak Mutu Pendidikan

Bagikan :

Kabid Pembinaan SD Nokman Riyanto S.Pd, Si, M.Pd saat memberikan pembinaan di Aula Koorwilcam Dindikbud Pengadegan.

PURBALINGGA, EDUKATOR–Kepala sekolah didorong tidak sekadar mengelola administrasi, tetapi tampil sebagai pemimpin pembelajaran yang mampu menggerakkan guru dan meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga, Nokman Riyanto, S.Pd.Si., M.Pd., saat memberikan pembinaan kepada kepala SD se-Kecamatan Pengadegan, Kamis (24/9/2026), di Aula Korwilcam Kecamatan Pengadegan.

Kegiatan tersebut diikuti Korwilcam Kecamatan Pengadegan, Penilik PAUD dan PNF, serta seluruh kepala SD se-Kecamatan Pengadegan.

Kepala Sekolah Harus Memimpin Pembelajaran
Nokman mengatakan, kepala sekolah memiliki posisi strategis dalam menentukan arah penyelenggaraan pendidikan. Karena itu, kepemimpinan kepala sekolah perlu diperkuat agar mampu membawa perubahan positif di satuan pendidikan.

“Kepala sekolah harus hadir sebagai pemimpin pembelajaran,” ujar Nokman Riyanto.

Menurutnya, tugas kepala sekolah tidak berhenti pada kelancaran administrasi. Kepala sekolah harus mampu menggerakkan guru, membangun budaya sekolah yang positif, serta memastikan setiap murid memperoleh layanan pendidikan berkualitas.

Kepala sekolah juga perlu memahami kondisi nyata di sekolah sebagai dasar penyusunan program dan pengambilan keputusan. Setiap kebijakan harus diarahkan pada kebutuhan murid dan peningkatan kualitas pembelajaran.

“Kita ingin kepala sekolah semakin kuat memimpin perubahan,” katanya.

Program Sekolah Harus Berdampak
Nokman menekankan, program sekolah hendaknya tidak sekadar memenuhi rutinitas administrasi. Setiap kegiatan perlu memberikan dampak nyata terhadap perkembangan dan keberhasilan murid.

Pembinaan juga menjadi ruang untuk memperkuat pengelolaan satuan pendidikan, kualitas pembelajaran, serta kolaborasi antara kepala sekolah, guru, murid, orang tua, dan pemangku kepentingan pendidikan.

Selain itu, kepala sekolah didorong memperkuat komunikasi dan sinergi dengan seluruh warga sekolah serta Korwilcam. Kolaborasi tersebut penting untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan secara bersama-sama.

Pembinaan Harus Berlanjut
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi forum penyampaian informasi dan kebijakan pendidikan. Kepala sekolah juga mendapat kesempatan menyampaikan kondisi serta kebutuhan sekolah di wilayah Kecamatan Pengadegan.

Nokman berharap hasil pembinaan dapat diterapkan secara nyata di masing-masing satuan pendidikan. Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari pelaksanaan kegiatan, tetapi dari tindak lanjut setelahnya.

“Pembinaan harus diterjemahkan menjadi langkah nyata,” tegasnya.

Ia mendorong kepala sekolah menjadi motor penggerak untuk mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan berorientasi pada tumbuh kembang murid.

Melalui pembinaan berkelanjutan, Dindikbud Purbalingga terus mendorong kepala SD meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat budaya mutu, dan membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif. Upaya tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Purbalingga. (Prasetiyo)

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-09-26 at 16.30
SDN 1 Galor Juara Umum Lomba MAPSI Tingkat Kecamatan Purbalingga
WhatsApp Image 2026-09-26 at 16.50
Kadindikbud Heru Sri Wibowo Apresiasi Program Sambut Murid di Gerbang Sekolah Setiap Pagi
1003971955-1536x864
347 Murid SD di Bobotsari Meriahkan Lomba MAPSI
WhatsApp Image 2026-09-26 at 05.36
Historia Perwira Gelar Diskusi 'Membaca' Batu Purba di Purbalingga
bangun11
Bangun Pracoyo, M.Pd, Mengawal Mutu Pendidikan hingga Level Internasional