
Polisi menunjuk lokasi ditemukannya balita bernasib malang, MAM, akibat kakeknya teldor saat momong.
PURBALINGGA, EDUKATOR–Kelalaian saat menjaga balita kembali memakan korban. Seorang anak berusia tiga tahun berinisial MAM ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di saluran irigasi Bandjar Tjahjana Werken (BTW), Desa Karangcengis, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, Rabu (25/2/2026). Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi para orang tua dan pengasuh agar tidak lengah sedikit pun saat mendampingi anak usia dini.
Kapolsek Bukateja AKP Dono Hendarto mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya anak tenggelam dan langsung mendatangi lokasi bersama tim Inafis Polres Purbalingga untuk melakukan pemeriksaan.
“Selanjutnya bersama tim medis Puskesmas Kutawis melakukan pemeriksaan jenazah korban,” ujarnya.
Hilang Saat Kakek Memetik Jambu
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, sekitar pukul 13.00 WIB korban pergi ke kebun jambu bersama kakeknya, Nurhadi. Saat sang kakek memetik jambu, korban diduga bermain hingga keluar kebun dan mendekati saluran irigasi.
“Tidak berselang lama kakek korban tidak mendapati cucunya. Kemudian bersama warga melakukan pencarian di saluran irigasi,” ungkap Kapolsek.
Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi mengapung di saluran irigasi dengan jarak sekitar 500 meter dari kebun tempat awal bermain.
Sempat Dievakuasi, Namun Tak Tertolong
Setelah ditemukan, warga segera mengevakuasi korban dan berupaya memberikan pertolongan. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
“Saat ditemukan korban sempat dievakuasi dan diberikan pertolongan oleh warga. Namun setelah diperiksa tim kesehatan, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” jelas AKP Dono.
Hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi, sehingga jenazah korban diserahkan untuk dimakamkan. (Prasetiyo)