*Mengenal Dunia Peternakan

Mini Ranch Domba di Experimental Farm (ExpFarm) Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. (Foto: Alief Einstein/EDUKATOR)
PURWOKERTO, EDUKATOR – Mini Ranch Domba di Experimental Farm (ExpFarm) Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) berfungsi sebagai laboratorium pembelajaran dan riset bagi mahasiswa dan dosen. Selain itu, fasilitas ini dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sejak dini bagi anak-anak TK, PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK untuk mengenal dunia peternakan secara langsung dan menyenangkan.
Model peternakan kampus ini dirancang sebagai ruang belajar hidup yang membumikan ilmu peternakan, sekaligus menanamkan kecintaan terhadap ternak dan pangan sejak usia dini.
“Mini ranch ini kami rancang sebagai ruang edukasi terbuka. Bukan hanya untuk mahasiswa dan peneliti, tetapi juga untuk anak-anak usia dini dan pendidikan dasar serta menengah agar mereka mengenal ternak, memahami sumber pangan, dan belajar mencintai lingkungan sejak awal,” ujar Wakil Dekan Fakultas Peternakan Unsoed, Ir. Mochamad Sugiarto, SPt., MM., PhD., IPU., ASEAN Eng ketika ditemui di Fapet Unsoed Purwokerto, Kamis (15/1/2026).
Dilengkapi Area Umbaran
Mini Ranch Domba berlokasi di kawasan Experimental Farm Fakultas Peternakan Unsoed. Fasilitas ini menjadi tempat pembelajaran, riset, sekaligus laboratorium lapangan bagi mahasiswa dan dosen.
Konsep mini ranch mengusung sistem kandang semi-intensif yang dilengkapi area umbaran, sehingga ternak memiliki ruang bergerak dan dapat mengekspresikan perilaku alaminya sesuai prinsip kesejahteraan hewan (animal welfare).
Bagi mahasiswa, mini ranch berperan sebagai laboratorium lapangan yang utuh. Mereka tidak hanya belajar memberi pakan atau membersihkan kandang, tetapi juga memahami manajemen ternak secara menyeluruh.
“Mahasiswa belajar mengatur kepadatan ternak, menjaga kebersihan area umbaran, mengamati perilaku domba, hingga menganalisis dampaknya terhadap kesehatan dan performa produksi. Pembelajaran seperti ini sulit diperoleh jika praktik hanya dilakukan di kandang konvensional,” jelas Sugiarto.
Ruang Riset Terapan
Sementara itu, bagi dosen dan peneliti, mini ranch menjadi ruang riset terapan. Berbagai kajian mengenai pakan hijauan, leguminosa, kesehatan ternak, perilaku hewan, hingga efisiensi usaha dapat diuji langsung di kondisi lapangan.
“Riset tidak berhenti pada publikasi, tetapi berpeluang besar diterjemahkan menjadi rekomendasi teknis yang aplikatif,” tambah Sugiarto, dosen ahli Pemberdayaan Masyarakat Fapet Unsoed.
Manfaat mini ranch juga dirasakan langsung oleh ternak dan peternak. Menurut Sugiarto yang juga Sekretaris Jenderal PERSEPSI (Perhimpunan Ilmuwan Sosial Ekonomi Peternakan Indonesia), ternak yang dipelihara dengan konsep mini ranch cenderung lebih sehat, tingkat stres lebih rendah, dan perilaku lebih alami.
“Kondisi ini berdampak pada adaptasi lingkungan yang lebih baik dan performa produksi ternak,” katanya.
Dari sisi peternak, mini ranch menawarkan model kandang yang sederhana, adaptif terhadap keterbatasan lahan, dan relatif terjangkau untuk direplikasi. Model ini mendorong perubahan cara pandang beternak, dari sekadar memberi pakan menjadi mengelola sistem yang memperhatikan keseimbangan antara ternak, lingkungan, dan manusia.
Dapat Dijadikan Demonstration Plot
Lebih jauh dijelaskan, mini ranch dinilai relevan bagi kebijakan publik. Model ini dapat dijadikan demonstration plot, basis sekolah lapang, pelatihan vokasi, hingga inkubasi usaha peternakan skala kecil.
“Dengan dukungan kebijakan dan pendampingan yang tepat, mini ranch berpotensi memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal dan sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan,” ungkap Sugiarto, alumni University of the Philippines Los Banos.
Sarana Pengenalan Ternak Sejak Dini
Sementara itu, Tarwono, pegawai Experimental Farm Fapet Unsoed, menambahkan bahwa mini ranch juga rutin dimanfaatkan sebagai sarana pengenalan ternak bagi masyarakat.
“Saat ada kunjungan anak-anak TK, PAUD, maupun siswa sekolah, mini ranch menjadi media belajar yang efektif dan menyenangkan untuk mengenal dunia peternakan,” ujarnya.
Melalui Mini Ranch Domba di Experimental Farm, Fakultas Peternakan Unsoed menegaskan peran kampus sebagai pusat edukasi, riset, dan pengabdian masyarakat.
Dari ruang kecil di kampus, lahir upaya besar untuk menyiapkan generasi yang paham pangan, peduli ternak, dan siap membangun peternakan berkelanjutan sejak dini.(Alief Einstein/Prs)