
BANJARNEGARA, EDUKATOR – Murid kelas X dan XI SMAN 1 Sigaluh, Banjarnegara, menampilkan hasil karya batik Shibori melalui peragaan busana di GOR indoor sekolah, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang bagi murid untuk menunjukkan kreativitas dalam memadukan batik, tata rias, dan penataan rambut.
Koordinator kegiatan kokurikuler SMAN 1 Sigaluh, Amri Agiptiono, mengapresiasi kolaborasi murid murid yang mampu menghasilkan peragaan busana dalam waktu singkat. “Kegiatan tersebut mendukung program SMA Mantap, sekaligus membuka peluang bagi murid untuk mengembangkan keterampilan di bidang tata rias dan barbershop,” katanya.
Delapan Kelompok Tampilkan Kreasi
Sebelum gelar karya, para murid mengikuti pembelajaran teori dan praktik selama empat hari, Senin hingga Kamis (5–8/10/2026). Materi yang dipelajari meliputi pembuatan batik Shibori, make-up artist (MUA), dan keterampilan barbershop.
Dalam gelar karya tersebut, delapan kelompok menampilkan busana berbahan batik Shibori dengan beragam gaya. Kain bermotif jumputan dengan warna cerah dipadukan dengan setelan modern, kebaya, hingga busana bergaya karnaval.
Murid juga menunjukkan keterampilan merias wajah dan menata rambut pria. Peragaan busana tersebut menjadi wadah untuk menggabungkan keterampilan yang telah dipelajari selama kegiatan kokurikuler.
Juri Apresiasi Riasan dan Penampilan
Juri gelar karya, Ika Indah Permata, perias dari Arsera Wedding Gumiwang, menilai penampilan murid cukup baik. Riasan wajah terlihat lembut dan busana yang dikenakan sudah serasi, meskipun beberapa murid masih tampak malu-malu saat tampil.
Ia menilai murid telah memahami dasar-dasar tata rias. Pengalaman tampil di depan umum diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri sekaligus mengasah kemampuan mereka.
Amri menambahkan, murid yang memiliki minat lebih besar pada bidang MUA dan barbershop perlu mendapat pelatihan lanjutan yang lebih intensif. Kedua keterampilan tersebut berpotensi dikembangkan menjadi usaha jasa yang menjanjikan.
Kolaborasi Antar Kelas Raih Juara
Dalam gelar karya tersebut, juara pertama diraih Kolaborasi Kelas X dan XI 8. Juara kedua diraih Kolaborasi Kelas X dan XI 1, sedangkan juara ketiga ditempati Kolaborasi Kelas X dan XI 4.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap murid tidak hanya memperoleh pengalaman berkarya, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kerja sama, kepercayaan diri, serta keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal setelah lulus.(Heni Purwono/Prs)