
PURBALINGGA, EDUKATOR–Ketua Paguyuban Alumni SMP Negeri 3 Purbalingga (PASTIBANGGA) periode 2025–2028, Suryanto, memimpin aksi kemanusiaan Keluarga Besar SMP Negeri 3 Purbalingga bersama PASTIBANGGA dengan menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang di wilayah Desa Serang dan sekitarnya, Minggu (1/2/2026).
Kegiatan bertajuk “PASTIBANGGA dan Keluarga Besar SMPN 3 Purbalingga Berbagi” ini menyasar warga terdampak bencana di Desa Serang dan Kutabawa Kecamatan Karangreja dan Sangkanayu Kecamatan Mrebet, serta Pulosari, Kecamatan Belik, Pemalang.
Ketua Paguyuban Alumni SMP Negeri 3 Purbalingga (PASTIBANGGA) periode 2025–2028, Suryanto didampingi pengurus dan anggota serta guru SMPN 3 Pubalingga menyerahkan bantuan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di kaki Gunung Slamet. (Foto: Humas SMPN 3 Purbalingga/EDUKATOR)
Bantuan dikirimkan langsung ke posko-posko desa terdampak guna meringankan beban para korban.
Galang Donasi Uang dan Kebutuhan Pokok
Dalam kegiatan tersebut, Keluarga Besar SMPN 3 Purbalingga dan PASTIBANGGA menggalang donasi berupa uang tunai dan berbagai kebutuhan pokok dari guru, tenaga kependidikan, alumni, serta para purna tugas SMPN 3 Purbalingga. Seluruh donasi kemudian didistribusikan ke Pos Desa Serang, Sangkanayu, Kutabawa, dan Pulosari.
Pak Untung, warga Kaliurip Dukuh Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, salah satu korban yang rumahnya rata dengan tanah akibat banjir bandang. Pak Untung menerima bantuan sejumlah uang dari keluarga besar SMPN 3 Pubalingga. Dulu, rumah Pak Untung sering dijadikan base camp oleh SMPN 3 Purbalingga saat kegiatan home stay, sebelum pandemi Covid 19. (Foto: Humas SMPN 3 Purbalingga/EDUKATOR)
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah. Semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang,” ujar Suryanto.
Ketua Paguyuban Alumni SMP Negeri 3 Purbalingga (PASTIBANGGA) periode 2025–2028, Suryanto didampingi pengurus dan anggota serta guru SMPN 3 Pubalingga menyerahkan bantuan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di kaki Gunung Slamet. (Foto: Humas SMPN 3 Purbalingga/EDUKATOR)
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi uang tunai, peralatan sekolah dan alat tulis, pakaian pantas pakai, perlengkapan ibadah seperti mukena, sarung, dan sajadah, minuman mineral, biskuit, aneka makanan ringan, mie instan, perlengkapan mandi untuk anak-anak dan dewasa, selimut, pakaian hangat, gantungan baju, tali jemuran, hingga sandal jepit.
Alumni Turut Serahkan Bantuan
Khusus di Desa Pulosari, bantuan berupa sembako dan pakaian pantas pakai diserahkan langsung oleh alumni SMPN 3 Purbalingga angkatan 1981, Ibu Nanik, sebagai bentuk kepedulian alumni terhadap masyarakat terdampak bencana.
Suryanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. “Kepada Bapak dan Ibu guru serta tenaga kependidikan SMPN 3 Purbalingga, para alumni PASTIBANGGA, dan Bapak Ibu purna tugas, saya sampaikan terima kasih atas partisipasinya. Semoga semakin sukses dan diberkahi,” katanya.
Aksi berbagi ini diharapkan dapat membantu pemulihan kondisi warga serta memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat pascabencana. (Prasetiyo)