Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif secara simbolis menyerahkan bibit pohon kepada perwakilan peserta apel bersama.(Foto: Prokompin Setda Purbalingga/EDUKATOR)
PURBALINGGA, EDUKATOR–Kepedulian terhadap kelestarian alam dan lingkungan kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Dalam Apel Bersama di halaman Pendopo Dipokusumo, Sabtu (27/12/2025), Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif menyerahkan secara simbolis 3.289 bibit tanaman kepada kelompok masyarakat. Hal ini sebagai wujud komitmen bersama membangun Purbalingga dalam gerakan penghijauan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini memadukan Apel Bersama dengan penyerahan bibit tanaman yang berasal dari ucapan Hari Jadi Kabupaten Purbalingga ke-195 serta kontribusi PPPK Paruh Waktu. Dari elemen masyarakat terkumpul 453 bibit tanaman sebagai ucapan hari jadi, sementara 2.836 bibit lainnya berasal dari inisiatif PPPK Paruh Waktu, sehingga total mencapai 3.289 pohon.
Bupati Fahmi bersama peserta apel yang mendukung gerakan penghijauan berkelanjutan. (Foto: Prokompin Setda Purbalingga/EDUKATOR)
Bupati Fahmi menegaskan, penggantian ucapan hari jadi dengan bibit tanaman bukan sekadar simbol, melainkan langkah nyata yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Menurutnya, gerakan ini menjadi cara sederhana namun berdampak untuk menjaga ketahanan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan.
Gerakan Penghijauan Berkelanjutan
“Ini adalah aksi nyata dan terobosan baru pemerintah yang disukseskan oleh seluruh elemen masyarakat. Saya minta gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial saja, tetapi menjadi gerakan yang berkelanjutan,” tegas Bupati Fahmi.
Ia juga berharap bibit yang diserahkan dapat dirawat dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh kelompok penerima.
Lebih lanjut, Bupati Fahmi menekankan keseriusan Pemkab Purbalingga dalam menjaga kelestarian alam. Apa yang ditanam hari ini, menurutnya, akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. “Apa yang kita tanam hari ini akan dinikmati dan menjadi sumber kehidupan bagi anak cucu kita kelak,” ujarnya.
Libatkan 267 Personil
Apel Bersama melibatkan sekurang-kurangnya 267 personil yang terdiri dari berbagai elemen, mulai dari jajaran pemerintah, dunia usaha, para pegiat lingkungan, pecinta alam hingga dunia pendidikan. Adapun Kelompok Masyarakat penerima bibit tanaman/pohon secara simbolis yaitu PPA Mayapada (bibit Tabebuya), Purbasari Pancuran Mas (bibit Pucuk Merah), Perumda Owabong (bibit Pucuk Merah), DAN KKN Unsoed Desa Danasari dan Sirau (bibit Jambu).
Kemudian KKN Unsoed Desa Karangbawang (bibit Jati Kebon), KKN Unsoed Desa Gunungwuled (bibit Mangga), Desa Maribaya (bibit Klengkeng), Desa Krangean (bibit Klengkeng), Desa Karangcegak (bibit Manggis), Komunitas PATANJALA (Bibit Trembesi) dan Paguyuban Nira Berlian Desa Karangcegak (bibit Kelapa). Keterlibatan banyak elemen masyarakat ini menurut Bupati menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung program kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan apel bersama ini, Pemerintah Kabupaten Purbalingga berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin, khususnya dalam menjaga kelestarian alam serta mewujudkan Purbalingga yang semakin maju dan lestari.(Prasetiyo)