
Wakil Ketua PGRI Kabupaten Grobogan H Prayitno SPd MM didampingi pengurus memberikan santunan kepada Kasmudi yang didampingi istrinya, Sumarsih.
GROBOGAN, EDUKATOR— Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Grobogan memberikan santunan kepada anggotanya yang menjadi korban kebakaran rumah di Desa Penganten, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Senin (16/3/2026). Bantuan tersebut diberikan kepada pasangan suami istri Kasmudi dan Sumarsih, yang rumahnya terbakar akibat korsleting listrik.
Santunan diserahkan oleh Wakil Ketua PGRI Kabupaten Grobogan H Prayitno SPd MM, mewakili Ketua PGRI Grobogan H Drs Purnyomo MPd yang berhalangan hadir karena tugas dinas. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus PGRI Kabupaten Grobogan serta pengurus PGRI Cabang Klambu.
Kebakaran Terjadi Dini Hari
Prayitno menjelaskan, kebakaran terjadi pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 01.00 dini hari. Api diduga berasal dari korsleting listrik yang kemudian membakar rumah milik Kasmudi dan Sumarsih di Desa Penganten. Peristiwa itu menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah dan kerugian materiil bagi keluarga korban.
Sebagai bentuk solidaritas organisasi, PGRI Kabupaten Grobogan memberikan santunan kepada korban agar dapat membantu meringankan beban yang mereka alami.
“Kami turut berempati dan merasakan kesedihan atas musibah yang dialami Bapak Kasmudi dan Ibu Sumarsih. Semoga bantuan ini bisa sedikit membantu,” kata Prayitno.
Solidaritas Antaranggota PGRI
Menurut Prayitno, musibah yang terjadi menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial antaranggota PGRI.
Ia berharap keluarga korban diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi ujian tersebut.
“Setiap ujian pasti ada hikmahnya. Semoga Bapak dan Ibu diberi kesabaran, karena kesabaran menghadapi ujian menjadi amalan yang baik,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Ketua PGRI Cabang Klambu mewakili keluarga korban menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian dari pengurus PGRI Kabupaten Grobogan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas empati dan solidaritas yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti dan diharapkan dapat meringankan beban Bapak Kasmudi dan Ibu Sumarsih,” katanya.
Ia menambahkan, kepedulian yang ditunjukkan PGRI menjadi bukti kuatnya kebersamaan di antara para guru dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.(Purwanto/Ir/Prs)