PURBALINGGA, EDUKATOR–Kanal pengaduan masyarakat Lapor Masbup yang dapat diakses melalui WhatsApp 0813 9900 4222 terus dimanfaatkan warga Kabupaten Purbalingga. Sepanjang 2025, ribuan aduan masuk, didominasi keluhan jalan rusak.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Purbalingga, R Budi Setiawan, menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Evaluasi Layanan Pengaduan Lapor Masbup di Operation Room Graha Adiguna, Kamis (5/2/2026).
“Sepanjang tahun 2025 tercatat 5.450 pengaduan masuk, dan lebih dari 97 persen atau 5.336 aduan berhasil diselesaikan. Ini menunjukkan respons pemerintah daerah terhadap kebutuhan warga semakin kuat,” kata Budi.
Aduan Meningkat Signifikan
Budi mengungkapkan, jumlah aduan masyarakat mengalami lonjakan tajam dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatat sekitar 422 laporan. Kenaikan tersebut dinilai sebagai indikator meningkatnya kepercayaan publik terhadap kanal pengaduan resmi pemerintah daerah.
“Lapor Masbup adalah wujud komitmen Pemkab Purbalingga menghadirkan layanan pengaduan yang mudah diakses, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Menurut Budi, aplikasi tersebut tidak hanya menjadi sarana penyampaian aspirasi, tetapi juga instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan bahan pertimbangan kebijakan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Jalan Rusak, Bansos, dan PJU Jadi Keluhan Utama
Berdasarkan substansi laporan, aduan masyarakat paling banyak berkaitan dengan perbaikan jalan, bantuan sosial, serta penerangan jalan umum (PJU). Ketiga sektor tersebut dinilai sangat berpengaruh terhadap aktivitas dan keselamatan warga sehari-hari.
Mayoritas Aduan Lewat WhatsApp
Sementara itu, Kepala Bidang Informatika Dinkominfo Purbalingga, Baryati, menyebut kemudahan akses menjadi faktor utama meningkatnya partisipasi masyarakat.
“Sekitar 83,7 persen aduan disampaikan melalui WhatsApp Lapor Masbup, karena lebih praktis dan cepat digunakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Pemkab Dorong Kualitas Layanan
Asisten Administrasi Umum Sekda Purbalingga, Siswanto, mewakili Bupati Fahmi Muhammad Hanif, menegaskan layanan Lapor Masbup harus terus ditingkatkan kualitas dan kebermanfaatannya.
“Saya sepakat Lapor Masbup dari tahun ke tahun harus semakin baik dan semakin bermanfaat. Orientasi utamanya adalah membangun komunikasi efektif agar masyarakat merasakan kehadiran pemerintah yang responsif dan berkeadilan,” katanya.
Ia menambahkan, pengaduan masyarakat tidak boleh berhenti pada tahap respons, tetapi harus dianalisis sebagai dasar perbaikan penyelenggaraan pemerintahan serta antisipasi persoalan pelayanan publik sejak dini.
Pemerintah Kabupaten Purbalingga berharap Lapor Masbup, melalui akses WhatsApp 0813 9900 4222, terus berkembang sebagai kanal pengaduan yang responsif, berkualitas, dan berdampak nyata bagi masyarakat.(Prasetiyo)