SMPN 2 Pengadegan Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Provinsi Jateng

by -185 Views
Pj Gubernur Jateng Komjen Pol (P) Drs Nana Sudjana MM menyerahkan penghargaan kepada Kepala SMPN 2 Pengadegan Fitriani Tri Rahayu, S.Pd.

PURBALINGGA, EDUKATOR–Prestasi membanggakan diraih SMP Negeri 2 Pengadegan, Kabupaten Purbalingga. Sekolah ini menerima 2 penghargaan yakni sebagai Sekolah Adiwiyata Provinsi Jateng Tahun 2024, dan Pelaksana Terbaik 3 Sekolah Adiwiyata Tingkat SMP/MTs. Kepala SMPN 2 Pengadean Fitriani Tri Rahayu S.Pd (kanan) bersama Wakil Bupati Puralingga H Sudono, ST MT.

Penghargaan itu diserahkan oleh Pj Gubernur Jateng Komjen Pol (P) Drs Nana Sudjana, MM kepada Kepala SMPN 2 Pengadegan Fitriani Tri Rahayu .Pd pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2024 Tingkat Jateng, yang dipusatkan di Kebun Raya Baturraden, Kabupaten Banyumas, Selasa (25/6/2024). Sementara itu, sejumlah sekolah lain dari berbagai kabupaten/kota di Jateng juga menerima penghargaan terkait Adiwiyata.

“Ini prestasi membanggakan bagi SMP Negeri 2 Pengadegan, karena pada tahun 2024 menjadi sekolah pertama di Kabupaten Purbalingga yang meraih predikat pelaksana terbaik. Pada tahun-tahun sebelumnya, sekolah di Purbalingga hanya mendapat predikat lolos sekolah adiwiyata di tingkat provinsi maupun nasional, tetapi belum sampai meraih predikat pelaksana terbaik,” ujar Kepala SMPN 2 Pengadegan Fitriani Tri Rahayu, S.Pd kepada EDUKATOR, Rabu (26/6/2024) .Kepala SMPN 2 Pengadean Fitriani Tri Rahayu S.Pd

SMP Negeri 2 Pengadegan merupakan sekolah Adiwiyata Kabupaten pada tahun 2022 yang meraih berpredikat pelaksana terbaik 1 untuk tingkat Kabupaten Purbalingga. Dengan komitmen dan semangat yang tinggi, SMP Negeri 2 Pengadegan terus bertekad dan berupaya untuk melaksanakan gerakan PBLHS (Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah) demi terciptanya sekolah yang nyaman, aman, sehat, dan berenergi positif.

Hal itu sesuai dengan visi misi sekolah, sehingga kesadaran warga sekolah tentang PBLHS akan terus mengalami peningkatan. Selain itu, lingkungan yang bersih dan nyaman juga akan berdampak positif terhadap proses pembelajaran dan hasil pembelajaran.

Fitrini Tri Rahayu menjelaskan, banyak kegiatan yang dilakukan dalam rangka penerapan budaya bersih dan peduli lingkungan, diantaranya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terkait penanaman dan pelestarian lingkungan, pembiasaan jumat bersih, penggalian inovasi-inovasi baru untuk kebermanfaatan bersama, dan aksi kampanye gerakan PBLHS secara berkala.

Kemudian, pengadaan lomba-lomba yang terintegrasi dengan kebersihan lingkungan, dan pengintegrasian adiwiyata dengan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dengan mengambil tema “Gaya Hidup Berkelanjutan”.

“Berkat kerja keras dan perjuangan warga sekolah untuk menerapkan PBLHS, akhirnya kami bisa merah prestasi ini. Dan kami akan konsisten menjaga prestasi ini dalam implementasi kehidupan sehari-hai pada semua warga sekolah,” tegas Fitriani. (Prasetiyo)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.