UGM Lantik 901 Insinyur Baru

Bagikan :

YOGYAKARTA, EDUKATOR–Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melantik sebanyak 901 insinyur baru pada periode II Tahun 2025 yang berlangsung di Grha Sabha Pramana, Selasa (13/1/2025). Pada periode ini terdapat 762 insinyur baru dari Fakultas Teknik, 104 dari Fakultas Peternakan, dan 35 dari Fakultas Kehutanan. Dengan penambahan jumlah insinyur baru ini maka total jumlah lulusan insinyur UGM sebanyak 7.314 lulusan.

Dekan Fakultas Peternakan UGM, Prof Budi Guntoro menyampaikan ucapan selamat kepada insinyur baru yang telah menyelesaikan pendidikan profesi insinyur. Di tengah tantangan global, kata Budi, Indonesia membutuhkan SDM yang tidak hanya cerdas secara akademik tapi juga tangguh, inovasi dan berintegritas.

Menurut Budi, lulusan insinyur dalam bidang hayati memegang peran kunci dalam memperkuat ketahanan pangan, memastikan ketersediaan protein hewani dan nabati, meningkatkan produktivitas pangan nasional serta menjamin keamanan dan kesejahteraan hewan.

Sebab, lanutnya, bangsa Indonesia membutuhkan insinyur-insinyur baru yang mampu menciptakan industri pangan yang efektif dan efisien berkelanjutan dan berbasis teknologi. Yakni mulai dari sistem pangan, pakan, pertanian digital, bioteknologi hingga tata kelola rantai pasok.

Belum lagi, tantangan sistem pangan yang semakin kompleks perubahan iklim, keterbatasan lahan, isu animal welfare, fluktuasi pasar global hingga tuntutan efisiensi dan keberlanjutan.

“Sebagai alumni UGM, saudara mewarisi integritas cendekiawan dan keberpihakan pada kepentingan bangsa. Nilai inilah yang menjadi kompas moral dalam setiap keputusan profesional yang saudara ambil,” ujar Prof Budi Guntoro.

Ir. Rudianta Cahyana Nugraha, S.Hut, M.Sc., salah satu lulusan profesi insinyur dari Fakultas Kehutanan, mengatakan gelar profesi insinyur yang disandangnya diharapkan bisa ikut berkontribusi mendorong kemajuan bangsa terutama dalam pengelolaan hutan yang lebih berkelanjutan.

“Di era yang mana dituntut profesi dan keahlian, kami mewakili rimbawan yang mengolah hutan yang mana saat ini banyak mendapat sorotan atas bencana yang terjadi, menjadi tantangan yang perlu dihadapi,” katanya.

Merancang Masa Depan
Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Dr. Ilham Akbar Habibie, MBA., lulusan insinyur baru tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademis dan keterampilan teknis, namun juga harus memegang teguh integritas dan kepemimpinan.

“Insinyur tidak hanya dituntut untuk membangun tetapi juga merancang masa depan yang tangguh, inklusif, dan berkeadilan,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Ilham Habibie juga menyampaikan apresiasi terhadap pendidikan program profesi insinyur yang dimiliki Universitas Gadjah Mada memiliki peran penting menyiapkan insinyur-insinyur di Indonesia yang siap praktik dan kontribusi bagi masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UGM atas komitmen dan konsistensinya dalam menjaga mutu pendidikan keinsinyuran nasional,” tuturnya.

Sementara itu acara pelantikan insinyur baru tersebut, dapat disimak di link https://www.youtube.com/watch?v=1b3yQGigKyc. (Humas UGM/Prs)

BERITA TERKINI

kapolres baru1
AKBP Anita Indah Setyaningrum, Polwan Pertama Pimpin Polres Purbalingga
ugm1
UGM Lantik 901 Insinyur Baru
mim kebutuh2
Awali Hari, MIM Kebutuh Rutinkan BTQ Setiap Pagi
6280731797834371099
Bupati Fahmi Lantik Lima Pejabat Baru
janu wareg
Janu Wareg, Makan Malam Sepuasnya di Luminor Hotel Purwokerto