BANYUMAS, EDUKATOR–Desa Wisata Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, mulai menguatkan pengelolaan pariwisata berbasis digital melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi WISME (Wisata Manajemen Elektronik). Kegiatan pelatihan yang diikuti 50 anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tambaknegara ini, bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pengelolaan desa wisata yang lebih profesional dan terintegrasi.
Aplikasi WISME merupakan platform manajemen dan promosi desa wisata yang mencakup penyajian informasi destinasi, layanan reservasi, hingga sistem pelayanan wisata yang lebih tertata. Pelatihan yang dimulai sejak bulan Agustus hingga Desember 2025 ini diselenggarakan oleh Universitas Amikom Purwokerto sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Tim Pengabdian Universitas Amikom Purwokerto, Anugerah Bagus Wijaya, M.Kom di Purwokerto, Senin (29/12/2025) mengatakan, potensi Desa Tambaknegara sangat besar dan perlu diperkuat dengan pemanfaatan teknologi digital.
“Kami melihat Desa Tambaknegara memiliki daya tarik wisata yang kuat. Melalui aplikasi WISME, Pokdarwis dan masyarakat dapat mengelola data wisata, mempromosikan potensi desa, serta memberikan pelayanan yang lebih profesional kepada wisatawan,” ujar Anugerah Bagus Wijaya, yang juga dosen Program Studi Informatika, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Amikom Purwokerto ini.
Penguatan Manajemen Kelembagaan Pokdarwis
Selain pelatihan teknis penggunaan aplikasi, peserta juga dibekali penguatan manajemen kelembagaan Pokdarwis, peningkatan kualitas layanan, serta pembentukan karakter pelayanan yang ramah dan berorientasi pada kepuasan wisatawan. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman wisata yang berkesan dan berkelanjutan.
Ketua Pokdarwis Desa Tambaknegara, Novi Utami, menyambut positif pendampingan ini. Menurutnya, keterlibatan Universitas Amikom Purwekerto membuka wawasan baru bagi pengelola desa wisata.
“Selama ini kami mengelola wisata secara sederhana. Dengan pelatihan dan aplikasi WISME, kami jadi lebih paham bagaimana mengemas potensi desa, mempromosikannya secara digital, dan melayani wisatawan dengan lebih baik. Terima kasih Universitas Amikom Purwokerto,” tuturnya.
Keunggulan Desa Wisata Tambaknegara
Untuk diketahui, Desa Wisata Tambaknegara memiliki keunggulan pada perpaduan seni budaya dan alam Sungai Serayu. Desa ini dikenal sebagai Desa Wisata Menari, dengan kekuatan kesenian tradisional yang masih terjaga dan melibatkan warga secara aktif, termasuk pertunjukan seni seperti Lengger dan Gondolio.
Tradisi lokal, kegiatan adat, serta suasana pedesaan yang asri menjadikan Tambaknegara cocok untuk wisata budaya, edukasi, dan pengalaman hidup di desa.
Keunikan lainnya terletak pada wisata sungai dan panorama alamnya. Keberadaan dermaga Sungai Serayu, spot pemandangan dari perbukitan, hingga potensi wisata alam seperti pemandian dan goa memberikan pengalaman wisata yang khas dan berbeda.
Seluruh potensi tersebut dikelola berbasis pemberdayaan masyarakat, sehingga wisatawan tidak hanya berkunjung, tetapi juga berinteraksi langsung dengan kehidupan serta kearifan lokal warga Tambaknegara.
Digitalisasi
Dalam katan ini, sinergi antara Universitas Amikom Purwokerto, Pokdarwis, dan masyarakat desa dinilai menjadi langkah strategis untuk mewujudkan Desa Tambaknegara sebagai desa wisata unggulan berbasis digital di Kabupaten Banyumas.
Digitalisasi diharapkan mampu memperluas jangkauan promosi, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Prasetiyo)