Wali Kota Tono City Kunjungi SMPN 3 Purbalingga

Bagikan :

*Buka Peluang Pertukaran Pelajar Indonesia–Jepang

 

Wali Kota Tono City, Prefektur Iwate, Jepang, Kazuhiko Tada foto bersama di SMPN 3 Purbalingga

PURBALINGGA, EDUKATOR – Wali Kota Tono City, Prefektur Iwate, Jepang, Kazuhiko Tada, bersama delegasi Pemerintah Kota Tono melakukan kunjungan ke SMP Negeri 3 Purbalingga, Kamis (18/12/25). Kunjungan tersebut bertujuan untuk bertemu langsung dengan para siswa sekaligus melihat proses pembelajaran serta sistem pendidikan yang diterapkan di Kabupaten Purbalingga.

Kunjungan tersebut disambut penuh kehangatan oleh kepala SMPN 3 Purbalingga Subarno S.Pd beserta jajaran dewan guru dan para murid, pengawas Dindikbud Bangun Pracoyo, S.Pd M.Pd dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Purbalingga, Mukodam, S.Pt .Berebut salaman

Melalui kunjungan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi para siswa untuk terus belajar dan bercita-cita tinggi. Diharapkan juga kerja sama yang telah terjalin dapat berkembang hingga pada realisasi program pertukaran pelajar.

“Kunjungan ini mudah-mudahan bisa memicu semangat anak-anak semuanya untuk terus belajar. Kalau ada cita-cita berkunjung ke Jepang, semoga bisa tercapai. Kami berharap ke depan ada program pertukaran pelajar yang benar-benar bisa direalisasikan,” ujar Kazuhiko Tada dalam bahasa Jepang yang diterjemahkan oleh penerjamahnya, Johari.

Wali Kota Tono City, Kazuhiko Tada, menyambut baik rencana kerja sama di bidang pendidikan, khususnya terkait pertukaran pelajar. Ia mengaku senang dapat hadir dan berinteraksi langsung dengan siswa SMP Negeri 3 Purbalingga.

Ia menjelaskan bahwa siswa-siswa SMP di Tono City telah mendapatkan kesempatan magang ke berbagai negara seperti Taiwan dan Amerika Serikat. Ke depan, ia berharap siswa SMP dari Tono City juga dapat belajar di Purbalingga, begitu pula sebaliknya.

“Saya mendengar sekolah ini ingin menciptakan sumber daya manusia yang berwawasan global, dan itu merupakan sesuatu yang luar biasa. Dan tentu saja sangat mungkin di antara adik-adik di sini nantinya bisa berangkat ke Tono City,” ujarnya.

Asia Pusat Kekuatan Dunia
Kazuhiko Tada juga menyampaikan pandangannya mengenai masa depan Asia yang akan menjadi pusat kekuatan dunia. Ia menegaskan pentingnya peran Indonesia dalam perkembangan tersebut, sekaligus menekankan perlunya memberikan kesempatan dan harapan terbaik bagi generasi muda.

“Kekuatan dunia ke depan ada di Asia, dan ini tidak boleh dilupakan. Indonesia harus mengambil peranan penting. Kita mungkin memiliki kelemahan, tetapi jika saling menguatkan dan melengkapi, kita akan mampu mengubah dunia,” pesannya.

Tari Lenggasor

Dalam kunjungan tersebut, delegasi Tono City bertemu dengan peserta lomba menulis deskripsi tentang Tono City serta menyaksikan penampilan tari Lenggasor dari para murid putri SMP Negeri 3 Purbalingga. Wali Kota Tono City, Kazuhiko Tada, mengapresiasi karya tulis para siswa serta penampilan seni yang ditampilkan dalam kesempatan tersebut.

“Saya sangat berterima kasih atas esai tentang Tono City yang dibuat oleh siswa-siswa Purbalingga. Esai itu sangat indah dan membuat saya tersentuh. Penampilan tarian yang ditampilkan juga luar biasa, dan yang paling berkesan bagi saya adalah keramahtamahan serta semangat yang terpancar dari mata adik-adik semua,” ujarnya.

Kepala SMP Negeri 3 Purbalingga, Subarno, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk berinteraksi langsung dengan tamu internasional. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat memperluas wawasan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memotivasi siswa untuk terus berprestasi.Kepala SMP Negeri 3 Purbalingga, Subarno,S.Pd

“Kami berharap momen ini bisa menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi para siswa untuk mengembangkan potensi diri, memperluas pengetahuan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu bersaing,” ujarnya.

Subarno menegaskan komitmen sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter.

“Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, etos kerja, rasa hormat, dan semangat pantang menyerah menjadi pondasi penting bagi peserta didik, dan Jepang sebagai sumber inspirasi,” pungkasnya. (Prasetiyo)

BERITA TERKINI

sma2
Bawaslu Sosialisasi Pengawasan Pemilu di SMAN 2 Purbalingga
pgri banyumas
Disiapkan 732 Formasi CASN, Tidak Ada PHK PPPK Guru di Banyumas
fulad2
Gencatan Senjata AS-Iran di Ambang Batal, Damai Palsu di Tengah Mayat Anak-anak Lebanon
TUKIJO1
Paradoks TKA, Belajar Nilai Tinggi tapi Gagap Paham
bpom1
Pengawasan Kantin Sekolah di Banyumas Akan Diperketat