*Diikuti 20 SD

Para atlet dari 20 SD se- Kecamatan Karanganyar saat mengikuti pembukaan O2SN tingkat oordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan (Koorwil Dindikbudcam) Karanganyar tahun 2026). (Foto: Humas Panitia/EDUKATOR)
PURBALINGGA, EDUKATOR –Sebanyak 220 atlet dari 20 Sekolah Dasar mengikuti pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan (Koorwil Dindikbudcam) Karanganyar tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Lapangan Desa Karanganyar, Senin (13/4/2026), dan dijadwalkan berlangsung hingga 22 April 2026. Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas.
Hadir dalam pembukaan itu Koordinator Wilayah Dindikbud Kecamatan Karanganyar, Yudi Karsono, S.Pd., M.Pd, pengawas sekolah, kepala SD, guru PJOK, serta dewan guru pendamping dari seluruh sekolah peserta. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga di tingkat dasar. Sementara bertindak sebagai petugas komandan apel pembukaan, Sutikno, S.Pd yang juga Ketua KKG PJOK Koorwil Dindikbud Kecamatan Karanganyar dan guru PJOK SD Negeri 1 Ponjen.
Ketua panitia, Deni Brilian Perkasa, S.Or mengemukakan, O2SN menjadi ajang penting untuk membangun karakter sekaligus menggali potensi siswa di bidang olahraga.
“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan budaya hidup sehat sekaligus menjaring bibit atlet berbakat sejak dini,” ujar Yudi Karsono.
Ajang Pembinaan dan Pencarian Bakat Atlet
O2SN tahun ini mempertandingkan sejumlah cabang olahraga, antara lain atletik kids, bulutangkis, sepak bola, bola voli, dan sepak takraw.
“Seluruh peserta merupakan perwakilan siswa SD se-Kecamatan Karanganyar yang telah dipersiapkan oleh sekolah masing-masing,” ujar Deni Brilian Perkasa, yang juga Kepala SDN 2 Maribaya dan Plt Kepala SDN 1 Maribaya..
Selain sebagai kompetisi, lanjutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, dan sportivitas kepada peserta didik. Para atlet diharapkan tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjunjung tinggi semangat fair play selama bertanding.
Dalam kesempatan tersebut, ada pembacaan janji atlet oleh perwakilan peserta serta janji wasit.
Pertandingan Digelar di Beberapa Lokasi
Usai pembukaan, pertandingan langsung dilaksanakan sesuai jadwal di sejumlah lokasi. Cabang sepak bola, bola voli, dan atletik kids dipusatkan di Lapangan Desa Karanganyar. Sedangkan sepak takraw digelar di Aula Koorwil Dindikbud Karanganyar, dan bulutangkis berlangsung di Gedung Olahraga Desa Maribaya.
Seluruh kontingen berkomitmen menjaga sportivitas demi menyukseskan ajang ini sebagai wadah pembinaan atlet muda di Kecamatan Karanganyar.
Bagi peserta yang berhasil meraih juara di tingkat kecamatan, selanjutnya akan mewakili Koorwil Dindikbudcam Karanganyar untuk bertanding di tingkat kabupaten yang dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 9 Mei 2026 mendatang.
Bukan Sekadar Cari Juara
Sementara itu Koordinator Wilayah Dindikbud Kecamatan Karanganyar, Yudi Karsono, S.Pd., M.Pd mengapresias setinggi-tingginya kepada panitia yang sudah bekerja keras menyiapkan kegiatan ini. “Saya juga mengapresiasi kepada bapak/ibu Kepala sekolah serta guru pendamping yang sudah membina anak-anak sampai titik ini,” ujarnya.
O2SN bukan, lanjutnya, sekadar lomba cari juara, namun merupakan ajang pembinaan karakter. Dari olahraga, anak-anak belajar tiga hal, yakni disiplin, kerja sama, dan sportivitas. “Kalah menang itu biasa, tapi sikap kesatria itu yang utama,” pesannya.
Bertanding dengan Sunggih-sungguh
Yudi Karsono juga berpesan kepada para atlet, agar bertanding dengan sungguh-sungguh, tapi tetap gembira. Jaga kesehatan, jaga emosi, hormati lawan dan keputusan wasit. “Ingat, prestasi yes, cedera no. Kami bangga bukan karena kalian juara saja, tapi karena kalian sudah berani tampil dan berjuang,” ujarnya.
Yudi Karsono menekankan kepada wasit dan juri untuk memimpin pertandingan dengan jujur, adil, dan tegas. “Objektivitas bapak/ibu menentukan kualitas O2SN kita. Untuk panitia, layanilah semua kontingen dengan baik. Pastikan kegiatan aman, tertib, dan lancar dari awal sampai penutupan,” pesan Yudi Karsono.
Diharapkan, dari O2SN tingkat kecamatan ini lahir atlet-atlet Karanganyar yang bisa tembus ke tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional. Namun lebih dari itu, semoga lahir generasi yang sehat jasmani, kuat mental, dan berakhlak mulia. “Mari kita jadikan O2SN sebagai sarana mempererat silaturahmi antar sekolah se-Kecamatan Karanganyar,” ujarnya. (Prasetiyo)