27 Kwarran se-Banyumas Tuntas Jalani Penilaian Tergiat

Bagikan :

*Hasil akan Diumumkan 10 September Mendatang

Suasana penilaian Kwarran tergiat tingkat Kwarcab Banyumas. (Foto: Humas Kwarcab Banyumas/EDUKATOR) 

BANYUMAS, EDUKATOR–Rangkaian penilaian Kwarran Tergiat Tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas Tahun 2026 resmi berakhir. Tim penilai menuntaskan visitasi di Kwarran Jatilawang dan Kwarran Purwojati, Minggu (9/8/2026), sekaligus memastikan seluruh 27 kwarran se-Kwarcab Banyumas telah menjalani proses penilaian.

Hasil penilaian t akan diumumkan pada upacara penurunan bendera dalam rangka Hari Pramuka ke-65 yang dijadwalkan berlangsung di GOR Satria Purwokerto, 10 September 2026 mendatang.

Tuntasnya penilaian di dua kwarran tersebut menjadi penutup rangkaian visitasi yang telah berlangsung sejak 27 Juni 2026. Selanjutnya, seluruh hasil penilaian akan dikompilasi untuk menentukan peringkat Kwarran Tergiat Kwarcab Banyumas Tahun 2026.

Putaran Terakhir Diikuti Dua Kwarran
Sekretaris Gerakan Pramuka Kwarcab Banyumas, Wahyu Handoko, memimpin langsung putaran terakhir penilaian di Kwarran Jatilawang dan Kwarran Purwojati.

Penilaian di kedua kwarran tersebut merupakan tahap terakhir setelah tim sebelumnya menyelesaikan visitasi terhadap 25 kwarran lainnya. Dengan demikian, seluruh 27 kwarran di wilayah Kwarcab Banyumas telah mengikuti penilaian Kwarran Tergiat 2026.

Handoko mengatakan, penilaian Kwarran Tergiat merupakan agenda rutin tahunan yang tidak semata-mata bertujuan menentukan kwarran yang berhak memperoleh penghargaan.

“Penilaian kwarran tergiat merupakan kegiatan rutin tahunan, sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pengelolaan Gerakan Pramuka di tingkat ranting. Penilaian bukan sekadar mencari siapa yang paling layak mendapatkan samir atau piala,” katanya.

Menurutnya, penilaian juga menjadi instrumen evaluasi untuk melihat sejauh mana organisasi Gerakan Pramuka berjalan di tingkat ranting, sekaligus memastikan pembinaan generasi muda terus dilakukan secara optimal.

Beragam Aspek Menjadi Bahan Penilaian
Selama proses visitasi, tim penilai mencermati berbagai aspek pengelolaan Gerakan Pramuka di masing-masing kwarran. Penilaian meliputi tata kelola organisasi, administrasi, pembinaan gugus depan, kegiatan anggota muda, pembinaan anggota dewasa, hingga kegiatan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

Handoko menjelaskan, setiap kwarran memiliki karakteristik, program unggulan, serta inovasi yang berbeda. Karena itu, proses penilaian tidak hanya menjadi sarana untuk melihat capaian, tetapi juga menemukan berbagai praktik baik yang dapat dikembangkan.

“Pada penilaian, setiap kwarran memiliki karakter dan inovasi masing-masing. Karena itu, penilaian menjadi ruang untuk melihat praktik-praktik baik yang telah dilakukan sekaligus mengidentifikasi bagian yang masih perlu diperkuat,” ujarnya.

Tim penilai telah bekerja sejak 27 Juni 2026 dan mengakhiri rangkaian tugasnya di Jatilawang dan Purwojati.

Penilaian Jadi Pemacu Inovasi
Ketua Kwarran Jatilawang, Subagyo, mengapresiasi pelaksanaan penilaian Kwarran Tergiat yang dilakukan setiap tahun.

Menurutnya, penilaian tersebut memberikan motivasi kepada pengurus kwarran untuk terus menjalankan organisasi dan meningkatkan kualitas program, terlepas dari hasil akhir maupun penghargaan yang diperebutkan.

“Mengingat setiap kwarran mempunyai program kerja dan kegiatan yang dilakukan setiap tahun, maka untuk evaluasi saya sangat mendukung adanya penilaian. Dengan adanya penilaian, akan semakin memotivasi para pengurus kwarran untuk berinovasi dan berkegiatan,” katanya.

Kini Menunggu Hasil Penilaian
Dengan selesainya visitasi di Jatilawang dan Purwojati, tim penilai telah menuntaskan kunjungan ke seluruh wilayah Kwarcab Banyumas. Dari ujung wilayah hingga pusat perkotaan, tim melihat secara langsung bagaimana pengelolaan Gerakan Pramuka dijalankan di masing-masing ranting.

Tahap berikutnya adalah rekapitulasi. Seluruh hasil penilaian dari 27 kwarran akan dikompilasi dan menjadi bahan untuk menentukan peringkat Kwarran Tergiat Kwarcab Banyumas Tahun 2026.

Persaingan diperkirakan menarik karena setiap kwarran memiliki kekuatan, program unggulan, dan inovasi masing-masing.

Hasil penilaian tersebut akan diumumkan pada upacara penurunan bendera dalam rangka Hari Pramuka ke-65 yang dijadwalkan berlangsung di GOR Satria Purwokerto, 10 September 2026.

Dengan demikian, seluruh kwarran kini tinggal menunggu hasil akhir dari proses penilaian yang telah berlangsung selama lebih dari satu bulan tersebut. (Parsito/Prs)

BERITA TERKINI

WhatsApp Image 2026-08-13 at 07.02
726 Murid TK se-Kecamatan Rembang Ikuti Gebyar Mewarnai
ledug1
561 Murid SDN Ledug Meriahkan Hari Pramuka Ke-65
WhatsApp Image 2026-08-12 at 14.17
Komite SMPN 1 Baturraden Siap Dukung Program Sekolah
FAUZI PAKAIAN JAWA
Sukses Tanpa Manfaat, Benarkah Sukses?
FULAD6
Negeri Ini Tidak Kekurangan Orang Pintar, Kita Kekurangan Orang Jujur