927 Peserta Ikuti Lomba MAPSI SMP Purbalingga

Bagikan :

*Juara 1 Maju Tingkat Jateng, di Banyumas 21-23 Okt 2025.

Foto bersama usai pembukaan lomba MAPSI jenjang SMP Kabupaten Purbalingga

PURBALINGGA,EDUKATOR--Sebanyak 927 peserta dari seluruh SMP di Kabupaten Purbalingga mengikuti Lomba Mata Pelajaran dan Seni Islami (MAPSI) SMP ke-17 tingkat kabupaten. Acara berlangsung di Pendapa Dipokusumo, Sabtu (13/9/2025) dan dibuka oleh Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, SE MM.

Dari peserta sebanyak itu, panitia berhasil menetapkan para juara untuk 12 cabang lomba, dan khusus juara 1 pada setiap cabang baik putra maupun putri akan mewakili Kabupaten Purbalingga pada Lomba MAPSI ke 14 Tingkat Jateng, di Banyumas, 21-23 Oktober 2025 mendatang.

Adapun hasil kejuaraan selengkapnya sebagai berikut:

Dalam sambutannya, Wabup Dimas menegaskan bahwa MAPSI bukan hanya ajang lomba, tetapi sarana penting membangun karakter peserta didik.

Selain menjadi ruang bagi para peserta untuk mengekspresikan minat, bakat, serta potensi yang dimiliki, Lomba MAPSI diharapkan dapat semakin mengenalkan ajaran agama Islam secara lebih dekat dan mendalam untuk dijadikan pegangan hidup. “Dengan demikian, secara tidak langsung lomba ini akan turut mewujudkan generasi muda yang berakhlak mulia,” ujar Dimas.

Ia juga mengingatkan peserta agar menjunjung tinggi sportivitas. “Lomba ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi sarana mengukur kemampuan serta memacu semangat untuk terus berkembang,” pesannya.

Tahun ini, MAPSI mempertandingkan 12 cabang lomba meliputi Tilawah, Tartil, Tahfidz, Kaligrafi, Pidato, Cerdas Cermat Islami (CCI), dan Rebana, dengan kategori putra dan putri.Wabup Dimas Prasetyahani SE MM bersama Ketua MGMP PAI SMP Purbalingga, Pardiyono, S.Ag

Ketua MGMP PAI SMP Kabupaten Purbalingga, Pardiyono, S.Ag menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya mencetak siswa berprestasi, tetapi juga memperkuat karakter Islami.

“Kami berharap melalui kegiatan MAPSI ini lahir generasi penerus bangsa yang cerdas intelektual, kuat spiritual, serta berakhlak mulia, sehingga mampu menjadi kebanggaan Kabupaten Purbalingga di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.(Prasetiyo)

BERITA TERKINI

padamara3
Kuota Tetap 288, Persaingan Masuk SMAN 1 Padamara Diprediksi Makin Ketat
pensiunan tertipu
Korban Dugaan Penipuan Oknum Bank "Mandiri Taspen" Purwokerto Bertambah, Kerugian Lebih Rp 1,3 Miliar
uin saizu
UIN Saizu Buka Pendaftaran Jalur Mandiri Sertifikat UTBK, Simak Jadwal dan Syaratnya
NOKKAOS
Parenting Gen Z dan Alpha, Tantangan Orang Tua dalam Mendidik Anak
fauzi27
The Onoda Effect: Mengubah Budaya Terlambat Menjadi Integritas Waktu di Sekolah